Widya Pratiwi Pimpin Rapat Pembentukan Pengurus Pramuka Provinsi Maluku

Widya mengatakan akan dilakukan perampingan susunan kepengurusan menjadi tujuh bidang dari 13 bidang pada struktur kepengurusan Kwarda Pramuka Maluku.


Ambon, suaradamai.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail memimpin Rapat Pembentukan Pengurus Pramuka Provinsi Maluku. Rapat berlangsung di Gedung PKK Maluku, Rabu (16/2/2022).

Pada kesempatan itu, Ketua Kwarda Pramuka mengucapkan terima kasih kepada seluruh para pengurus yang telah mendampinginya selama satu tahun sejak dilantik pada September 2021.

Sebagaimana diketahui, Widya terpilih melalui pernyataan dukungan dari 10 Kwartir Cabang dan Kwarda Maluku secara aklamasi, juga berdasarkan penetapan hasil pleno yang dipimpin Ketua Presidium AKBP Jhon Wattimena, yang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Musda Nomor 10/Musda-Maluku/2020.

“Alhamdulillah hampir satu tahun saya diberikan amanah menjadi Ka Kwarda. Sudah saatnya di tahun ini kita mengevaluasi program/kegiatan kita melalui rapat yang dilakukan hari ini untuk bersama-sama memajukan Gerakan Pramuka di Maluku,” ungkap Widya.

Dalam rapat persiapan pembentukan pengurus pramuka Provinsi Maluku, Widya mengatakan akan dilakukan perampingan susunan kepengurusan menjadi tujuh bidang dari 13 bidang pada struktur kepengurusan Kwarda Pramuka Maluku. Hal ini berdasarkan rapat evaluasi pimpinan pada Desember 2021 lalu, sehingga lebih efisien dan mudah dalam rekonsiliasi.

“Kepengurusan kita yang ada saat ini teramat besar, terlalu gemuk-lah begitu. Jadi dari 13 bidang kita akan merger menjadi 7 bidang saja. Ini memang harus dilakukan sehingga lebih efektif,” kata Widya.

Untuk itu, isteri Gubernur Maluku ini berharap, seluruh pengurus Kwarda hingga ranting-ranting dapat mendukung dirinya untuk memperkuat Gerakan Pramuka di Maluku sebagai wadah pembentukan karakter bangsa.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Bupati Kaidel Ajak Warga Aru Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Dasar Kebijakan Ekonomi Tepat Sasaran

‎Sensus ini mencakup pendataan seluruh pelaku usaha non-pertanian di...

‎Website Desa, Langkah Besar Kepulauan Aru Maju Mendunia dari Desa

Peluncuran website desa menandai titik awal perubahan besar bagi...

Mengapa Program 10 Juta Pohon Kelapa Layak Diperhitungkan untuk Masa Depan Aru?

‎Lewat program 10 juta pohon kelapa, Kepulauan Aru sedang...

Perdana, Distrik Merdey Tertibkan Pedagang yang Gunakan Rumah Dinas sebagai Tempat Usaha

Kesepakatan sewa lahan dan bangunan dicapai dalam rapat lintas...