Jusron pun mengajak para mahasiswa agar nantinya setelah acara wisuda tidak larut dalam euforia, tetapi menyisihkan uang tersebut untuk modal usaha atau sesuatu yang lebih bermanfaat.
Langgur, suaradamai.com – Sebanyak 172 mahasiswa dikuhkukan dalam Yudisium Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) Tahun 2025 di Ballroom Lantai 3 Kampus Polikant, Kamis (25/9/2025).
Yudisium merupakan prosesi akademik yang wajib dijalani setiap program studi, jurusan, dan bidang akademik di perguruan tinggi, juga Polikant setelah mahasiswa selesai ujian sarjana, ujian diploma, dan memasuki pra wisuda.
Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan dalam sambutannya mengingatkan para mahasiswa yang sebentar lagi diwisudakan tentang pentingnya kompetensi.
“Maka kompetensi itu penting,” ucap Jusron.
Kompetensi, kata Jusron, lahir dari setiap ketekunan dan perjuangan.
Ia mencontohkan salah satu mahasiswa bimbingannya yang terus berjuang agar bisa lulus, hingga kini telah sampai di tahap yudisium.
“Saya tadi mau naik tangga di sini, ketemu saya punya anak bimbing yang saya bimbing termasuk paling lama dan baru lulus, tapi saya bersyukur, saya sayang dia anak itu. Sering saya marah-marahin. Tapi akhirnya dia lulus dan dia ujian terakhir,” ucap Jusron seraya meminta mahasiswa tersebut berdiri, diambut tepuk tangan para peserta yudisium.
Jusron pun mengajak para mahasiswa agar nantinya setelah acara wisuda tidak larut dalam euforia, tetapi menyisihkan uang tersebut untuk modal usaha atau sesuatu yang lebih bermanfaat.
“Berpikir lebih pintar, jangan habiskan uang orang tua untuk acara sewa sound sistem, bikin acara joget, makan-makan sudah cukup lah,” kata Jusron.
“Bilang orang tua rayakan sederhana saja,” sambungnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa dan orang tua yang telah mempercayai polikant sebagai wadah untuk menimbah ilmu.
“Sampaikan salam hormat dan salam sayang kami ke orang tua kalian karena sudah mempercayakan kalian kuliah di sini, mempercayakan kalian dididik di sini, harapan kami orang tau dari sekian kelebihan yang anda dapatkan. Kalau anda punya kekurangan, sampaikan ke orang tua jangan salahkan kampus, jangan salahkan kami, karena semua berjalan sesuai proses dan proses itu ada kurang ada lebihnya,” imbuhnya.
Ia kemudian mengundang para orang tua untuk turut serta dalam prosesi wisuda di Gedung Serbaguna “Datang saja ramai-ramai, mari kita hebohkan, gemparkan Pokikant Tual sebagai kampus yang menjadi menara suar bagi kelautan dan perikanan di wilayah Indonesia Timur.”
Ia menutup sambutannya dengan sebuah pantun yang dilantunkannya dengan semangat hingga disorakin para mahasiswa dan hadirin lainnya.
“Pergi ke kota membeli ikan, mampir sebentar ke toko jamu, empat tahun otak diperas habis, akhirnya resmi dapat gelar sarjana,” ujar Rahajaan.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Politeknik Perikanan Negeri Tual
Catatan redaksi:
Berita ini telah diperbarui pada 26 September 2025 pukul 21.20 WIT. Sebelumnya terbit dengan judul “164 Mahasiswa Polikant Siap Diwisudakan, Direktur Ingatkan Pentingnya Kompetensi“





