Bupati Hanubun berkomitmen akan terus berupaya mencapai 14 persen sesuai dengan target RPJMN.
Langgur, suaradamai.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun menyebutkan angka prevalensi stunting di Malra dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan.
Hingga September 2022, angka prevalensi stunting di Malra sudah mencapai 17,79 persen.
Bupati berkomitmen akan terus berupaya mencapai 14 persen sesuai dengan target RPJMN.
“Di Maluku Tenggara, stunting terus diberantas dan terus menjadi prioritas. Sinergi dan kolaborasi lintas sektor terus didorong untuk menekan stunting,” ungkap Bupati dalam sambutannya pada acara Kampanye Gerakan Hidup Sehat di Stadion Maren Langgur, Jumat (16/12/2022).
Bupati menegaskan, keberhasilan menekan stunting di Malra benar-benar sesuai kondisi lapangan. Hal itu karena salah satu prioritas dalam penanggulangan stunting ini adalah validitas data.
“Pelaporan data mandiri yang kami laporkan, jika dibandingkan dengan survei independen dari Kementerian Kesehatan, diperoleh perbedaan hanya 0,6 persen. Hal ini menunjukkan validitas data kami cukup baik,” pungkas Bupati.
Editor: Labes Remetwa
Baca juga:





