Ambon, suaradamai.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan yang merata serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menjelaskan program ini memanfaatkan aplikasi SATUSEHAT untuk mempermudah layanan kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikan kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (11/2/2025).
“Setiap warga yang berulang tahun, baik anak-anak, dewasa, maupun lansia, berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas. Pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia,” kata Wendy.
Ia merinci, bayi usia kurang dari 2 hari akan menjalani 6 item pemeriksaan. Untuk anak prasekolah ada 7 item, dewasa 18 item, dan lansia disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
“Pemeriksaan yang dilakukan meliputi tes mata, telinga, tekanan darah, lingkar perut, berat badan, hingga skrining penyakit serius seperti kanker serviks, payudara, usus, dan hepatitis B. Tujuannya agar potensi penyakit terdeteksi sejak dini, sehingga bisa dicegah sebelum menjadi lebih parah,” jelasnya.
Manfaatkan Teknologi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Warga yang ingin mengikuti pemeriksaan kesehatan ini terlebih dahulu mengisi kuisioner mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT, kemudian datang ke puskesmas terdekat untuk diperiksa. Data kesehatan warga akan terhubung secara langsung dengan sistem Kementerian Kesehatan, sehingga memudahkan pemantauan penyakit seperti hipertensi dan diabetes di masing-masing wilayah.
Program ini telah dimulai dengan pelaksanaan perdana (kickoff) di Puskesmas Benteng pada 10 Februari 2025, bersamaan dengan pelaksanaan serentak secara nasional oleh Kementerian Kesehatan.
Wendy menyebutkan, layanan ini tersedia di 22 puskesmas di Kota Ambon dan diperuntukkan bagi warga yang berulang tahun pada bulan Januari hingga Februari.
Untuk anak usia sekolah, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di lingkungan sekolah, berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Ambon.
“Jadi anak-anak akan diperiksa saat masuk sekolah, hasilnya tercatat dalam laporan kesehatan anak. Ini penting untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini,” tambahnya.
Puskesmas Siap Layani Masyarakat
Wendy memastikan, seluruh puskesmas di Kota Ambon sudah dilengkapi peralatan kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan, sehingga layanan pemeriksaan bisa berjalan maksimal dan mudah diakses masyarakat.
“Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan upaya Pemkot Ambon dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui deteksi dini dan pencegahan penyakit. Harapannya, kita bisa menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” pungkas Wendy.





