Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo Papua Barat Daya 2025 bakal digelar pada tanggal 26-27 September 2025 di Gedung DOYO Polresta Kota Sorong.
Sorong, suaradamai.com – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Papua Barat Daya bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Daya, bakal menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo Papua Barat Daya 2025 pada 26 – 27 September 2025 di Gedung DOYO Polresta Kota Sorong.
Ajang bergengsi ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga bela diri Taekwondo di Papua Barat Daya, sekaligus bentuk implementasi program Design Besar Olahraga Nasional (DBON). Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar pelatih, atlet, dan seluruh stakeholder olahraga di daerah.
Kejurda ini juga bakal menjadi momen penting dalam penjaringan bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan ke ajang nasional.
Kejurda 2025 akan mempertandingkan berbagai kategori mulai dari Pra Cadet, Cadet, Junior, hingga Senior, dengan sistem pertandingan mengacu pada World Taekwondo Competition Rules terbaru.
Kegiatan akan diawali dengan Technical Meeting dan penimbangan atlet pada tanggal 25 September 2025. Selama dua hari pertandingan, atlet-atlet muda dari Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Daya akan berjuang merebut prestasi tertinggi di atas matras.
Panitia juga menyiapkan Piala Juara Umum untuk kategori Pra Cadet, Cadet, Junior, dan Senior, serta uang pembinaan bagi kontingen terbaik. Hal ini diharapkan dapat menambah motivasi para atlet untuk tampil maksimal.
Ketua Umum Pengprov TI Papua Barat Daya, Eltje Salomina Doo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan ini.
“Kejurda Taekwondo Papua Barat Daya 2025 adalah wujud nyata komitmen kami untuk melahirkan atlet-atlet hebat dari tanah Papua Barat Daya. Kami ingin memberi ruang bagi anak-anak muda untuk berkembang, menunjukkan potensi terbaik mereka, dan membuktikan bahwa Papua Barat Daya mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan semangat sportivitas, kita bersama-sama membangun generasi yang kuat, unggul, dan berkarakter,” ujar Eltje.
Eltje berharap, melalui Kejurda ini lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam disiplin, kerja keras, dan semangat sportivitas.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Daud Peter Solossa, menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya, jajaran TNI, perguruan tinggi, sponsor, serta orang tua atlet. Kami berharap Kejurda ini dapat berjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi atlet-atlet muda. Yang terpenting bukan hanya medali, tetapi juga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas yang tumbuh di arena pertandingan,” ujar Daud.
Selain dukungan pemerintah daerah, Kejurda ini juga mendapat perhatian khusus dari Gubernur Papua Barat Daya serta berbagai stakeholder, termasuk TNI-Polri, Perguruan Tinggi, Rumah Sakit, Sponsor, dan Komite Olahraga. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan olahraga Taekwondo di Provinsi Papua Barat Daya.
Informasi Media – Kerjuda Taekwondo Papua Barat Daya
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Panitia Kejurda TI Papua Barat Daya – Contact Person: +62 821-1681-9485
Editor: Labes Remetwa





