Festival ini akan berlangsung mulai 20 hingga 27 Oktober 2025 di berbagai lokasi wisata unggulan di Langgur dan sekitarnya.
Langgur, suaradamai.com– Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menggelar Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025, sebuah ajang budaya dan pariwisata tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Kei. Tahun ini, FPMK mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Pariwisata Maluku Tenggara Menuju Destinasi Regenerative Tourism yang Berkelanjutan.”
Festival ini akan berlangsung mulai 20 hingga 27 Oktober 2025 di berbagai lokasi wisata unggulan di Langgur dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan diawali dengan Karnaval Budaya di Balai Ohoi Langgur pada 20 Oktober, dilanjutkan Pembukaan Lomba Dragon Boat di Pantai Elomel Ohoi Sathean pada 21 Oktober.
Beragam kegiatan menarik juga siap memeriahkan festival ini, di antaranya Pameran Ekonomi Kreatif (EKRAF) dan Final Lomba Goyang Meti Kei yang digelar di Pantai Ngursanadan Ohoililir pada 22–23 Oktober. Selain itu, agenda Island Explore di Pulau 10 dan pulau-pulau kecil lainnya pada 24 Oktober menjadi salah satu daya tarik wisata bahari khas Kei.
Pada 25 Oktober, masyarakat akan disuguhkan tradisi Van Kur-Kurat di Ohoi Kolser serta babak final Lomba Dragon Boat di Pantai Elomel. Sementara Wera Warat, atraksi budaya khas Kei, akan berlangsung di Pantai Wahan dan Pantai Hoar Ohoi Danar pada 26 Oktober.
Puncak acara FPMK 2025 dijadwalkan pada 27 Oktober di Pantai Ngursanadan Ohoililir, yang dipastikan akan menghadirkan penampilan budaya, hiburan, dan promosi pariwisata khas Kepulauan Kei.
Dengan tagline “Kei Maluku Tenggara, Surga Pantai Dunia”, festival ini diharapkan dapat memperkuat citra Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia timur serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Maluku Tenggara





