Edukasi Kesehatan Jiwa ala Komunitas Big Noken: Selip Pesan di Setiap Atraksi Panggung Hiburan

Masalah kesehatan yang seringkali disepelekan dan dianggap tidak penting itu, dijelaskan dengan cara yang menarik lewat kreativitas Komunitas Big Noken.


Bintuni, suaradamai.comKomunitas Big Noken mengedukasi warga Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, mengenai kesehatan jiwa. Sosialisasi yang dikemas dalam balutan panggung hiburan ini digelar di Tugu Bintuni Bangkit, Jumat (17/10/2025) malam.

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tersebut bertujuan untuk mengenalkan penyebab gangguan jiwa, jenis-jenis gangguan jiwa, serta cara penanganannya. Kegiatan ini menyasar tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang tua.

Uniknya, masalah kesehatan yang seringkali disepelekan dan dianggap tidak penting itu, dijelaskan dengan cara yang menarik lewat kreativitas Komunitas Big Noken.

Ketua Panitia Pelaksana, Verawati Pannieragouw Manibuy menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana positif di Tanah Sisar Matiti dan menghindarkan anak muda dari pengaruh negatif seperti konsumsi minuman keras hingga penyalahgunaan lem aibon.

“Semua pada tahu, maraknya anak-anak memakai lem aibon ataupun bully di sekolah. Kita buat ini supaya jangan ada seperti itu anak-anak kita,” jelas Verawati kepada awak media.

Pantauan suaradamai.com, acara dimulai dengan penampilan drama singkat tentang bullying atau perundungan oleh kelompok Junior B. Kelompok yang terdiri atas gabungan siswa SD dan SMP itu memperagakan contoh bullying dan cara penanganannya melalui puisi, musik, dan lingkungan pertemanan yang sehat.

Ada juga pamaparan materi dari Kepala Dinas Kesehatan dan Tokoh Agama. Selain itu, tim juga menampilkan sejumlah video singkat yang bertemakan kesehatan jiwa/mental.

Semua materi itu diselip dalam penampilan artis lokal Ocha Sentuf dan DJ Sammy Manggorap. Keduanya tidak hanya menyemarakan acara, tetapi juga membantu pesan-pesan tentang kesehatan jiwa tersampaikan kepada ratusan warga yang hadir.

“Saya harap dengan mereka menonton ini mereka mulai menimbulkan mereka punya kepercayaan diri, mungkin mereka punya talenta dalam bernyanyi, berpuisi, dan berdance, dan hal-hal yang positif,” ujar Verawati.

Verawati berencana menggelar kegiatan serupa setiap minggu atau setiap bulan. Lebih dari itu akan diadakan kelas-kelas seni dan audisi-audisi untuk menyaring anak-anak muda yang berbakat. Talenta-talenta muda tersebut, lanjut Verawati, akan diberdayakan untuk terlibat mengisi acara-acara di daerah.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...