Subhan juga menegaskan bahwa dukungan terhadap Rohalim Sangadji datang dari lima DPD Kabupaten/Kota, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Ambon.
Ambon, Suaradamai.com – Suasana Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku pada Jumat (7/11/2025) sore tampak semarak. Tepat pukul 16.52 WIT, bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Rohalim Sangadji, resmi mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia penjaringan. Kehadirannya didampingi langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Sahabat RBS, Subhan Pattimahu, bersama sekitar 60 orang pendukung yang memadati area sekretariat partai.
Dalam keterangannya, Subhan menyampaikan bahwa seluruh berkas pencalonan telah dilengkapi sesuai dengan persyaratan partai.
“Hari ini kami hadir untuk mengembalikan formulir bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar periode 2025–2030 dengan seluruh kelengkapan yang telah dipersiapkan. Kami berharap semua dokumen ini memenuhi syarat minimal 30 persen dukungan untuk dapat ditetapkan sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Maluku,” ujarnya.
Subhan juga menegaskan bahwa dukungan terhadap Rohalim Sangadji datang dari lima DPD Kabupaten/Kota, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Ambon.
Panitia penjaringan menerima berkas pendaftaran Rohalim Sangadji secara resmi pada pukul 15.03 WIT, menandai langkah serius sang bakal calon untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan DPD I Partai Golkar Maluku periode 2025–2030.
Demokrasi Internal Golkar Maluku Terjaga
Dalam wawancara terpisah, kader senior Partai Golkar yang juga tokoh partai di Maluku, Boy Sangadji, menyampaikan apresiasi terhadap proses demokrasi internal yang berlangsung secara terbuka.
“Sebagai kader, tentu kita semua punya kewajiban membesarkan Partai Golkar. Setiap kader berhak mencalonkan diri sepanjang memenuhi mekanisme partai. Dengan pengalaman saya sebagai Ketua SOKSI Provinsi Maluku dan pengurus DPD I, tentu kita ingin berkompetisi secara sehat dan demokratis,” ungkap Boy.
Boy juga mengaku telah mengantongi enam rekomendasi dukungan dari DPD II kabupaten/kota, melampaui ambang batas 30 persen yang dipersyaratkan.
“Saya sudah mendapatkan enam rekomendasi dari enam DPD II dan juga dukungan dari beberapa ormas pendiri. Itu sudah cukup untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan panitia,” jelasnya.
Menurutnya, proses pencalonan ini bukan sekadar kompetisi antarfigur, tetapi bagian dari komitmen untuk memperkuat posisi Partai Golkar di tengah dinamika politik Maluku.
“Kita harus turun ke rakyat, tahu apa yang mereka rasakan. Itulah cara kita membesarkan Partai Golkar,” tegasnya.
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2025, sebelum memasuki tahapan verifikasi dan penetapan calon tetap oleh panitia.





