Dari pantauan Suaradamai.com di lokasi, ratusan warga mulai mendatangi Aula Cendrawasih sejak pukul 06.00.
Dobo, suaradamai.com – Komisi Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) Indonesia menggelar bakti sosial pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru pada 10-14 November 2025.
Sebelumnya, pada Senin (10/11/2025), pengobatan gratis ini telah dilakukan di Desa Berdefan dan di Desa Papakula, Rabu (12/11/2025).
Kemudian pada Jumat (14/11/2025) dilaksanakan di Kota Dobo yang berpusat di Aula Cendrawasih.
Dari pantauan Suaradamai.com di lokasi, ratusan warga mulai mendatangi Aula Cendrawasih sejak pukul 06.00.
Sehingga sekitar pukul 8.45, warga mulai memadati gedung tersebut untuk berobat.
Warga mengantre dengan tertib dan menunggu giliran untuk diperiksa.
Warga yang telah mendaftar sebelumnya itu kemudian dilayani oleh dokter umum, dokter penyakit dalam, dokter mata, dan dokter anak.
Tak hanya diperiksa, warga yang datang juga diberi obat-obatan sesuai dengan penyakit yang diderita.
“Puji Tuhan, bagus karena seng (tidak) hanya katong (kita) dapa periksa saja, tapi juga dapa obat lai. Semoga dokter-dokter dong sehat selalu,” ucap Martavina yang datang untuk memeriksa kesehatan anaknya.
Ia berharap, semoga pengobatan gratis ini bisa diadakan kembali untuk membantu masyarakat.
“Semoga berikut ada lai di Dobo sini,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, program yang telah berjalan beberapa tahun ini lahir dari keprihatinan dokter-dokter Katolik di Jakarta terhadap ketimpangan akses kesehatan di Tanah Air.
“Program ini berangkat dari komitmen dan perhatian dari dokter-dokter Katolik di Jakarta yang mereka merasa bahwa kesehatan di Nusantara ini belum merata. Di Kota-kota besar pelayanan kesehatan itu bisa jalan dengan baik, dengan fasilitas yang memadai, tapi di daerah terpencil atau pelosok, di pesisir-pesisir yang jauh itu, orang-orang tidak mendapat fasilitas kesehatan yang memadai dan itu memprihatinkan,” ungkap Wakil Uskup Kepulauan Aru, Reverendus Pater (RP) Tino Ulahaiyanan, MSc, Selasa (28/10/2024).
Program ini digagas para dokter Katolik di bawah bimbingan imam dan bruder Kongregasi Tarekat Hati Kudus Yesus (MSC) yang berpusat di Jakarta.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar di Papua, Kalimantan, dan akhirnya dilaksanakan di Maluku.
“Dan tahun ini kita mendapatkan kesempatan utama dari Kepulauan Aru untuk dilaksanakan kegiatan ini,” lanjut RP Tino.
Ia pun mengajak masyarakat agar memanfaatkan momentum ini untuk membangun daerah yang lebih sehat.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Anselmus Atdjas mengatakan bahwa pengobatan gratis ini terbuka untuk umum.
Dengan semangat solidaritas dan pelayanan, JPIC MSC Indonesia terus berupaya menjembatani kesenjangan layanan kesehatan demi Indonesia yang lebih sehat dan adil.
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru





