Tasya dan Azzahra: Kisah Inspiratif Mahasiswi Politeknik Perikanan Negeri Tual yang Bersinar Lewat PBL!

Tasya juga mengakui bahwa PBL meningkatkan kepercayaan dirinya. “PBL memberi saya yang awalnya saya tidak percaya diri… Sekarang, saya siap menghadapi tantangan apa pun!” serunya.


Tual, Suaradamai.com – Di Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant), Project Based Learning (PBL) bukan sekadar program, tapi panggung bagi mahasiswa untuk bangun kreatifitas dan mengubah masa depan! Kisah Tasya Badmas dan Azzahra Salasiwa adalah bukti nyata bagaimana PBL mampu mentransformasi mahasiswa menjadi bintang!

PBL: Lebih dari Sekadar Kuliah, Ini Aksi Nyata!

Indah Rosulva, Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Polikant, menjelaskan, “PBL itu kegiatan dari kementerian yang dananya dialokasikan untuk vokasi. Mahasiswa menggabungkan semua mata kuliah dalam satu kegiatan full! Mereka yang merencanakan, melaksanakan, menjual, dan mengevaluasi!”

Tasya: PBL Mengubah Segalanya!

Tasya Badmas, mahasiswi semester satu, dengan antusias bercerita tentang pengalamannya mengikuti PBL. “Yang paling berkesan dalam mengikuti PBL itu kita bisa kerjasama dalam mengikuti penjelasan dari dosen, kita bisa berdiskusi dengan dosen, kita punya pendapat sendiri, pendapat kita sendiri bagaimana, setiap pemikiran teman-teman itu seperti apa, kita bisa dapat menghargai berbeda secara pemikiran tim itu yang berbeda seperti apa.”

Tasya juga mengakui bahwa PBL meningkatkan kepercayaan dirinya. “PBL memberi saya yang awalnya saya tidak percaya diri… Sekarang, saya siap menghadapi tantangan apa pun!” serunya.

Azzahra: PBL Membuka Cakrawala Berpikir!

Azzahra Salasiwa, mahasiswi semester tiga, merasakan betul manfaat PBL. “Saya tertarik mengikuti PBL karena saya ingin belajar dengan cara yang lebih aktif,” ungkapnya. PBL membantunya berpikir kritis dan berani berpendapat. “PBL membuat saya lebih berani menyampaikan pendapat karena setiap anggota kelompok itu diharapkan berkontribusi.”

Inovasi Mahasiswa: Abon Tulang Ikan, Solusi Cerdas untuk Stunting!

Melalui PBL, mahasiswa THP tak hanya belajar, tapi juga berinovasi. Salah satu buktinya adalah abon tulang ikan yang kaya kalsium. “Abon ikan itu inovasinya dari tulang. Karena lama ini kan dari daging. Kita bikin dari tulang. Karena kalsium!” jelas Indah Rosulva.

Polikant: Kampus Impian Para Calon Bintang!

Tasya dan Azzahra kompak merekomendasikan Polikant bagi calon mahasiswa. “Saya merekomendasi adik-adik yang dari SMK, SMA untuk kuliah di Politeknik. Fasilitasnya bagus, kuliah di sini enak, nyaman dan lebih kreatif,” kata Azzahra. “Mereka sebaiknya memilih Politeknik Perikanan Negeri Tual karena selain fasilitasnya bagus, bakat mereka dapat dikembangkan di sini,” pungkas Tasya.

Siap menjadi bintang seperti Tasya dan Azzahra? Mulai sekarang tetapkan hati pilih Politeknik Perikanan Negeri Tual sebagai kampus andalan masa depan.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...