dr. Johan Norimarna Resmi Jabat Kadinkes Ambon, Paparkan Capaian Program Kesehatan 2025

dr. Johan menegaskan, meskipun masih ada tantangan, Dinkes Ambon berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan di tahun 2026 agar seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik.


Ambon, suaradamai.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon yang baru, dr. Johan Stefanus Norimarna, memaparkan sejumlah capaian program kesehatan tahun 2025 yang selaras dengan poin ke-8 prioritas Pawali, yakni peningkatan layanan kesehatan berkualitas. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan ekspose capaian kinerja, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, seluruh program kesehatan telah dijalankan dengan baik bahkan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024.

Pelayanan Ibu dan Anak Meningkat

Program pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) kini telah memenuhi standar 6 kali kunjungan disertai pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil. Kesadaran masyarakat untuk melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan juga meningkat, sehingga berdampak pada kualitas penanganan bayi baru lahir.

Pelayanan balita melalui posyandu turut mengalami peningkatan. Namun Dinkes tetap mendorong kolaborasi lintas sektor karena masih ada orang tua yang belum aktif membawa anaknya ke posyandu.

Seluruh layanan mulai dari ibu hamil, bayi, balita hingga lansia kini terintegrasi dalam Posyandu Integrasi Layanan Premier (ILP) yang dekat dengan domisili warga.

Ambon Unggul dalam Penanganan Penyakit Menular

Kota Ambon berhasil meraih penghargaan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 sebagai daerah dengan capaian penemuan kasus Tuberculosis (TBC) tertinggi di Provinsi Maluku.

Dinkes juga membentuk kelompok masyarakat peduli TBC bernama AMBEL (Ambon Bebas Tuber Kulosa) serta Desa Cegah dan Kontrol TBC (CKTBC) di Negeri Rutong dan Hukurila sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

Untuk kasus HIV, hingga September 2025 tercatat 271 kasus, dan 180 di antaranya sudah menjalani pengobatan. Penemuan kasus dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, khususnya dengan LSM.

HPV DNA Diluncurkan, Kasus Kanker Serviks Terdeteksi Lebih Banyak

Dalam penanganan penyakit tidak menular, Dinkes mulai menerapkan pemeriksaan HPV DNA sejak November 2025. Metode ini lebih akurat dibandingkan IVA.

Sebanyak 330 perempuan telah diperiksa, dan 34 terindikasi positif kanker serviks. Angka temuan tersebut meningkat dibandingkan periode Januari–September yang hanya menemukan 50 kasus positif dari 1.500 pemeriksaan.

Imunisasi dan Layanan Puskesmas Semakin Baik

Capaian imunisasi juga meningkat berkat dukungan sekolah, posyandu, dan masyarakat.

dr. Johan menyampaikan bahwa seluruh 22 puskesmas di Kota Ambon kini telah berstatus “blut” atau memenuhi standar pelayanan kesehatan. Mulai Januari 2026, warga dapat mengakses layanan puskesmas berstandar optimal di seluruh wilayah kota.

Selain itu, layanan call center 112 telah beroperasi penuh untuk memberikan respon cepat dalam kondisi darurat kesehatan.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...