Aksi Spontan Mahasiswa Polikant Bersihkan Pantai Sitniohoi, Warga Setempat Ikut Tergerak

Aksi pembersihan tersebut awalnya tidak ada dalam agenda Prodi MRPHP Polikant di Sitniohoi. Namun, melihat pantai yang kotor, para dosen dan mahasiswa tergerak untuk melakukan pembersihan.


Langgur, suaradamai.com – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Rekayasa Pengolahan Hasil Perikanan (MRPHP) Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant), menggelar aksi pembersihan pantai Ohoi/Desa Sitniohoi, Maluku Tenggara, Maluku.

Aksi spontan itu dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan Enagurasi Mahasiswa Semester I Prodi MRPHP Polikant, Sabtu (15/2/2025).

Kegiatan pembersihan tersebut awalnya tidak ada dalam agenda Prodi MRPHP Polikant di Sitniohoi. Namun, dosen dan mahasiswa tergerak untuk melakukan pembersihan setelah melihat banyaknya sampah di kawasan tersebut.

“Kalau musim timur, pantai ini bersih. Tapi musim barat, sampah dari tempat lain ada di sini. Itu yang mengakibatkan saat ini pantai ini kotor. Tanggungjawab kami selaku orang perikanan, kami merasa bertanggungjawab untuk ada dalam kebersamaan ini dan mahasiswa harus turun membersihkan,” ujar Ketua Prodi MRPHP Saul Serpara.

Pantauan Suaradamai.com, puluhan mahasiswa Prodi MRPHP dari semester I, III, dan V, memungut berbagai jenis sampah di pantai sepanjang sekitar 130 meter itu. Secara kasat mata, terlihat sampah plastik yang paling mendominasi, utamanya bekas botol air minuman kemasan.

Aksi mahasiswa ini juga menginspirasi warga setempat untuk ikut dalam pembersihan. Tampak sejumlah nelayan yang berada di sekitar pantai bergabung membantu.

Selain itu, beberapa anak pun terlibat. Membawa karung, mereka juga menyisir pantai tersebut sembari mengumpulkan berbagai jenis sampah.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...