“Saat kejadian saya sementara di luar daerah dan itu terjadi di luar hari kerja (Minggu),” akuinya.
Tual, Suaradamai.com – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Lodar El, Kota Tual, Gilbert Atbar mengaku saat peristiwa pemukulan dan pengeroyokan dirinya tengah berada di luar daerah.
Hal tersebut dikemukakan, menyusul pengakuan staf akuntan Nindy Claudya Gerits yang bekerja di Dapur MBG, Jalan Baldu Wahadat, Lorong Citra, Kota Tual, atas kekerasan yang dialaminya beberapa waktu lalu.
“Mohon maaf saya tidak bisa memberikan keterangan terkait kejadian tersebut,” ungkapnya, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, saat kejadian di luar hari kerja dan dirinya tengah berada di luar daerah.
“Saat kejadian saya sementara di luar daerah dan itu terjadi di luar hari kerja (Minggu),” akuinya.
Diberitakan sebelumnya, Supir pribadi mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Beben Jaftoran, diduga bersama istri dan anaknya melakukan tindakan pemukulan terhadap staf akuntan Nindy Claudya Gerits.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 26 Oktober 2025 lalu, saat itu Nindy hendak mengambil sepatu di dapur MBG untuk melakukan aktivitas ibadah Minggu di Gereja terdekat.
Ata perbuatan tersebut, Nindy lantas melaporkan ke Polres Tual dan perkara tindak kekerasan tengah berjalan.
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kota Tual





