Canangkan Tugu Pengayoman Rutan Masohi, Kakanwil: Ini Titik Balik Rubah Mindset Pelayanan Masyarakat yang Berdampak untuk Meraih WBK

Masohi,Suaradamai.com – Upaya mengkokohkan semangat meraih predikat Wilayah bebas dari Korupsi (WBK) melalui pelayanan yang berdampak bagi masyarakat. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Maluku, Hendro Tri Prasetyo resmikan Tugu Pengayoman pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIb Masohi. Jumat (08/03/24)

Hadir mendampingi, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maizar, Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan Maluku, Dian Hariani dan Kepala Rutan kelas IIb Masohi, Yusuf Mukharom beserta seluruh jajaran turun mengambil bagian dalam prosesi tersebut.

Mengawali sambutan, Karutan Masohi menyampaikan tentang pencangan monument pengayoman ini bukan semata-mata menjadi penghias dan icon Identitas satuan kerja, tetapi menjadi pengingat dan pendorong bagi seluruh jajaran dalam semangat meraih predikat WBK.

“Kami mohon dukungan dan dibantu terkait dalam progress kami meraih WBK, kami pun sudah siap berkompetisi dan berkomitmen untuk kami beserta jajaran tancap gas berkinerja dalam meraih predikat WBK, dan saya menjadi Jaminan nya.” Tegas Yusuf

Pada Kesempatan itu pula, Hendro pun memberikan masukan dan pandangan mengenai komitmen Bersama jajaran dalam meraih predikat WBK. Dimana kunci utama dalam meraihnya adalah perubahan mindset atau pola pikir dalam memberikan pelayanan yang berdampak bagi Masyarakat.

“Pola pikir atau Mindset adalah pokok utama dalam pembentukan karakter ASN yang siap berkontribusi membangun WBK. Pencanangan Tugu ini menjadi titik balik bagi jajaran Rutan Masohi guna menjadi pengingat dan penyemangat dalam bekerja dan berkontribusi dalam tugas melayani Masyarakat. Bukan hanya bagi para Masyarakat di luar, tetapi juga bagi Warga Binaan yang berada dalam. Jangan sampai karena ulah oknum salah satu petugas malah menjadi boomerang bagi citra Instansi yang di bangun selama ini” Ungkap Hendro

Tugu Pengayoman terinspirasi dari Tugu Pengayoman pada Tepian Pantai Nusakambangan yang tetap kokoh dan berdiri tegak walau diterpa ombak. Sehingga di harapkan pencanangan monumen ini pada Rutan Masohi menjadi pengingat dan penyemangat seluruh jajaran dalam mengabdikan diri bagi negara.

Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Keluarga Korban Meninggal Konflik Longgar-Apara Terima Santunan, Koljaan: Prioritaskan Pendidikan Anak

‎Bupati Timotius Kaidel saat menyerahkan santunan tersebut berpesan kepada...

Restorasi Terumbu Karang Pulau Bair, Ikhtiar Mengembalikan Surga Bawah Laut Kepulauan Kei

Di balik pesona Pulau Bair yang memikat wisatawan, tersimpan...

Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas, Anggaran Capai Rp1 Miliar

"Kegiatan pemeliharaan Jalan Bentas sudah dianggarkan pada Tahun Anggaran...

Pemkab Teluk Bintuni Berangkatkan 26 Pelajar OAP Program Afirmasi

Puluhan anak asli Papua dari Teluk Bintuni resmi diberangkatkan...