Dari Lomba Belang ke Porprov 2027, Tual Mulai Bidik Atlet Dayung Terbaik

0
10
Dari Lomba Belang ke Porprov 2027, Tual Mulai Bidik Atlet Dayung Terbaik
Dari Lomba Belang ke Porprov 2027, Tual Mulai Bidik Atlet Dayung Terbaik

Tual, suaradamai.com – Lomba belang yang digelar Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Yosodarso Kota Tual dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar menjadi ajang hiburan masyarakat.

Di balik kemeriahan lomba yang berlangsung di perairan Kota Tual, Rabu (19/8/2026), Pemerintah Kota Tual mulai membidik potensi atlet terbaik untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku 2027 di Kota Ambon.

Lomba yang mengambil titik start di Pelabuhan Dumar dan finish di Pantai Kiom tersebut diikuti puluhan tim dan disaksikan ribuan masyarakat.

Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat yang melepas langsung para peserta sekaligus menyerahkan piala kepada juara pertama, Letman Belang Nomor 5, mengatakan hasil kompetisi tersebut akan menjadi bagian dari proses pencarian atlet potensial.

Menurutnya, peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk menjadi bagian dari kontingen Kota Tual pada Porprov Maluku 2027.

“Dari hasil lomba ini nantinya akan dipilih atlet terbaik perwakilan Indonesia Timur untuk dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku tahun 2027 di Kota Ambon mewakili Kota Tual,” ujar Renuat.

Ia meminta para peserta terus menjaga semangat dan sportivitas selama mengikuti berbagai kompetisi.

“Dengan demikian nanti kita akan menampilkan yang terbaik pada saat pelaksanaan Porprov Maluku di Kota Ambon tahun 2027,” katanya.

Bukan Sekadar Mengejar Juara

Meski kompetisi tersebut menghasilkan peringkat juara, Renuat menegaskan bahwa kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan.

Menurutnya, nilai yang lebih penting dari lomba belang adalah bagaimana kegiatan tersebut mampu memperkuat kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat.

“Yang paling penting bagi kita semua adalah bagaimana kebersamaan dibangun, rasa persatuan yang dibangun dari landasan gotong royong kita secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menilai semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan dan pelayanan masyarakat yang dijalankan Pemerintah Kota Tual.

Karena itu, Renuat mengajak seluruh pihak melakukan evaluasi sekaligus menyusun strategi agar pembinaan olahraga di Kota Tual dapat berjalan lebih terarah dan mampu melahirkan atlet berprestasi.

TKBM Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda

Renuat juga memberikan apresiasi kepada TKBM Pelabuhan Yosodarso Kota Tual yang telah memprakarsai kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan yang digelar Ketua TKBM Pelabuhan Yosodarso Kota Tual Zaenal Jimal Tamnge bersama seluruh anggota TKBM itu tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga dan budaya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada Oktober mendatang dengan cakupan peserta dan pembinaan yang lebih luas.

“Mari kita sama-sama mendorong TKBM dalam hal ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan adat dan budaya yang masuk dalam bagian pembangunan kita,” tuturnya.

Dalam babak final, Letman Belang Nomor 5 keluar sebagai juara pertama, disusul TKBM Bagasi Belang Nomor 1 sebagai juara kedua dan Tamedan Belang Nomor 6 sebagai juara ketiga.

Posisi keempat ditempati Fidatan Wer Belang Nomor 2, juara kelima TKBM Kargo 6 Belang Nomor 3, dan juara keenam TKBM Kargo 3 Belang Nomor 4.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan dan membina atlet-atlet potensial Kota Tual yang nantinya dapat membawa nama daerah pada Porprov Maluku 2027.

Editor: Ketty Remetwa