“Jika datang hanya sekedar untuk mengecek makanan bergizi gratis, atau bagi-bagi sembako, kan ada aparatur negara di daerah ini yang dapat melakukan hal seperti demikian,” ujar Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun.
Langgur, suaradamai.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun berharap kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Gibran Rakabuming ke Maluku, membawa kebijakan untuk masyarakat.
Hal tersebut dikemukakan menyusul agenda Kunker singkat Wapres Gibran yang dijadwalkan menyambangi Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual pada hari ini dan esok.
“Kita sambut baik kedatangan pejabat pemerintah pusat, dari kementerian dan lembaga yang telah beberapa kali datang ke Maluku. Ada nuansa kegembiraan di sana,” ungkap Watubun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/10/2025).
Kendati demikian, ia harap kunjungan ini jangan hanya dimaknai secara seremonial belaka. Wapres, kata Watubun, harus memastikan datang membawa kebijakan yang menyentuh masyarakat dan orang susah.
“Jika datang hanya sekedar untuk mengecek makanan bergizi gratis, atau bagi-bagi sembako, kan ada aparatur negara di daerah ini yang dapat melakukan hal seperti demikian,” cetusnya.
Pasalnya, Kunker Wapres ke daerah bisa menghabiskan ratusan juta bahkan milyaran anggaran negara.
“Sementara dana transfer ke daerah baik provinsi atau kabupaten kota semua telah dipotong dan dialihkan ke kementerian dan lembaga. Artinya mereka juga punya program di setiap wilayah, ini hal sama yang dilakukan sebelum pemotongan dana transfer,” jelas Watubun.
Kalau terus-terusan seperti ini, menurut Watubun, kepala daerah bakal bingung mau melaksanakan apa ke depan. Sebab sebagian anggaran sudah dipangkas oleh pusat.
Ditambah, pengangkatan PPPK dan PPPK paruh waktu, yang alokasi pembayaran dari Dana Alokasi Umum (DAU).
“Jika digunakan bayar aparatur, terus untuk belanja modal gunakan apa? sementara kebijakan Inpres ini untuk efisiensi. Maluku ini tergolong daerah dengan kebijakan fiskal yang lemah, kita berharap Wapres datang dengar apresiasi daerah,” ujar Watubun.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Maluku Tenggara





