Garap Lahan Tidur Seluas Setengah Hektar, Polsek Leihitu Jadi Percontoha Ketahanan Pangan

Ambon,– Lingkungan Kantor Polsek Leihitu digarap untuk ditanami panganan lokal berupa jagung dan umbi-umbian, Sekitar 500 meter persegi lahan di Proses penggarapan menggunakan tracktor khusus penggarapan lahan petani.

Penggarapan lahan tidur tersebut dipimpin Ipda Julkisno Kaisupy Kapolsek wikayah setempat, Jumat (12/06).

Kaisupy saat diwawancarai mengakui pemanfaatan lahan tidur tesebut nantinya akan ditanami sedikitnya 1000 tanaman jagung, kasbi, cili dan tomat.

Hal ini dilakukan untuk mempertegas bahwasanya jajaran Polsek Leihitu bukan saja mendampingi petani pada wilayah hukumnya. Melainkan polsek Leihitu langsung menjadikan diri sebagai percontohan kepada masyarakat secara langsung.

Kapolsek Leihitu menjelaskan, tepat Kamis (11/06) dirinya langsung memantau proses penggarapan lahan tidur seluas kurang lebih setengah hektar.

Penggarapan lahan denga Tracktor petani kata dia melibatkab warga setempat serta sejumlah personil.

“Kami libatkan beberapa petani dan dibantu personil Polsek Leihitu,” akui Kaisupy.

Perihal waktu penanman, Kaisupy menyatakan, akan ditanami setelah selesai dibuatkan pagar lingkar di sentaor wilayah kantor Polsek.

“Banyak hewan piaraan masyarakat seperti sapi. Jadi kita perlu pagar dulu. Setelah itu, kita gemburkan tanah membentuk seperti bedeng. Baru secara serempak kita tanam.”

” Rencananya 1000 bibit jagung super, kemudian kita kombinasikan dengan singkong (kasbi), tomat serta cili,” tambah Kaisupy.

Pemanfaatan lahan tidur tambah Kaisupy menyusul wabah virus Covid-19 yang mana warga dianjurkan untuk mengonsumsi serta memperkuat pangan lokal.

“Ini bagian dari upaya ketahan pangan lokal serta menjadi contoh kepada negeri negeri memperkuat ketahanan pangan lokal di Leihitu,” tutup Kaisupy. (Chintia Samangun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU