Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyampaikan harapan agar gedung perpustakaan ini bisa menjadi titik awal munculnya generasi muda yang berpikir kritis, inovatif, dan peduli terhadap kemajuan daerah.
Tual, suaradamai.com – Langkah besar dilakukan Pemerintah Kota Tual dalam mendorong budaya baca di daerah. Melalui pembangunan gedung perpustakaan umum yang dimulai pada 17 Mei 2025, komitmen untuk membangun ekosistem literasi semakin terlihat nyata. Kegiatan peresmian pembangunan berlangsung di Lapangan Gotong Royong, Kelurahan Lodar El, Kecamatan Dullah Selatan, dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.
Gedung ini tidak sekadar dibangun sebagai tempat menyimpan buku. Pemerintah melihatnya sebagai pusat edukasi publik, tempat berkembangnya kreativitas, dan ruang pertemuan masyarakat yang ingin maju melalui pengetahuan. Dalam suasana sore yang hangat, prosesi peletakan batu pertama menjadi simbol awal bagi ruang literasi modern di Kota Tual.
Upaya ini telah dirintis sejak 2022 lewat pengajuan ke Perpustakaan Nasional RI. Setelah melewati proses panjang, anggaran pembangunan akhirnya disepakati pada masa sidang Komisi X DPR RI tahun 2024. Pemerintah Kota Tual juga mengalokasikan dana perencanaan sebesar 100 juta rupiah sebagai bentuk keseriusan.
Proyek ini ditangani oleh pemenang tender CV. Input Jaya Usahatama, yang terpilih melalui proses lelang terbuka di LPSE Kota Tual pada April 2025. Sebelumnya, perencanaan disusun oleh CV. Surya Consultant.
Pembangunan gedung ini juga terhubung dengan berbagai program literasi skala nasional, termasuk penyediaan fasilitas digital, layanan keliling, serta dukungan relawan literasi. Semua ini diharapkan mampu menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyampaikan harapan agar gedung perpustakaan ini bisa menjadi titik awal munculnya generasi muda yang berpikir kritis, inovatif, dan peduli terhadap kemajuan daerah.
Dengan berakhirnya rangkaian acara di hari itu, masyarakat menyambut pembangunan ini dengan penuh optimisme. Kota Tual kini melangkah ke tahap baru dalam memperkuat budaya literasi dan membangun peradaban dari Timur Indonesia.





