Sebagai salah satu distrik tertua di Teluk Bintuni, pelayanan di Distrik Merdey menerapkan sistem kantor berjalan sejak 2018 atau sekitar tujuh tahun lalu.
Bintuni, suaradamai.com – Kepala Distrik Merdey Yustina Ogoney meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni untuk membangun gedung kantor distrik yang representatif.
Sebagai salah satu distrik tertua di Teluk Bintuni, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Distrik Merdey menerapkan sistem kantor berjalan sejak 2018 atau sekitar tujuh tahun lalu.
Pada tahun yang sama, Yustina Ogoney juga baru menjabat sebagai Kepala Distrik Merdey. Ia menerapkan sistem kantor berjalan sejak memimpin Merdey.
Kondisi ini terjadi karena bangunan kantor distrik mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan.
Pantauan suaradamai.com, kondisi bangunan kantor lama terlihat memprihatinkan. Sejumlah ruangan yang disekat dengan tripleks sudah bolong. Beberapa fasilitas meubeler seperti lemari dan meja juga sudah rusak.
Tampak di bagian langit-langit, plafon bangunan tersebut sudah terlepas. Ada yang masih tergantung lusuh. Sementara sebagian jendela kaca nako pecah dan berhamburan di dalam ruangan.
“Harapan saya untuk pemerintah daerah, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa bangun kami kantor distrik yang baru. Karena selama ini kami melakukan aktivitas kantor berjalan, di dalam mobil, di perjalanan, dan lain-lain,” ujar Ogoney usai memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Distrik Merdey, Minggu (17/8/2025).
Salah satu staf distrik mengungkapkan, sebagian aktivitas seperti rapat dan pelayanan dilakukan di Aula Kantor Distrik yang terpisah dari bangunan utama.
Namun, mayoritas kegiatan tetap dijalankan dengan sistem kantor berjalan sebagaimana dijelaskan kepala distrik.
Saat ini, Distrik Merdey memiliki 31 pegawai, terdiri dari 14 orang PNS, 5 orang PPPK, dan 12 orang tenaga honorer.
Ogoney berharap dengan dukungan pemerintah daerah, ke depan pelayanan publik di Merdey dapat berjalan lebih efektif melalui keberadaan gedung kantor distrik yang layak.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





