Jasmono Gambarkan Prioritas Daerah untuk Dua Kecamatan kepada Mahasiswa KKN UGM 2024

Jasmono menyampaikan prioritas daerah dalam hal pembangunan manusia dan pembangunan ekonomi masyarakat.


Langgur, suaradamai.com – Pj. Bupati Maluku Tenggara Jasmono menyambut kehadiran mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) di Aula Kantor Bupati, Rabu (3/7/2024). Pada kesempatan itu, Jasmono menyampaikan prioritas daerah dalam hal pembangunan manusia dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Bagi Pj. Bupati, selama pelaksanaan KKN oleh mahasiswa UGM dalam kurang lebih 8 tahun terakhir, sudah sangat banyak memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

“Kami sungguh mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik, agar bersama-sama kita wujudkan pembangunan dan kemajuan ohoi-ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara,” ujar Jasmono dalam sambutannya.

Dalam hal prioritas daerah untuk pembangunan manusia, Jasmono menjelaskan bahwa upaya untuk mendorong pembangunan manusia melalui intervensi dan sinergi penanggulangan stunting. Stunting Maluku Tenggara sesuai data tahun 2023 sebesar 16,05 persen.

Karena kegiatan KKN oleh mahasiswa UGM tahun ini lebih fokus di wilayah Kecamatan Manyeuw, 1 Juli – 19 Agustus, Pj. Bupati Jasmono hanya memberi gambaran untuk dua wilayah, yakni Manyeuw dan Kei Kecil Timur.

Ia menyebutkan angka stunting di Kecamatan manyeuw tahun 2023 masih terdapat 11,9 persen atau 47 orang balita stunting. Ada dua Puskesmas yang melakukan pelayanan kesehatan di wilayah ini, yaitu Puskesmas Debut dan Puskesmas Ngilngof.

Sementara untuk wilayah Kecamatan Kei Kecil Timur, juga ada dua, yakni Puskesmas Rumaat dan Puskesmas Wain. Angka stunting di Kecamayan Kei Kecil Timur tahun 2023 sebanyak 76 balita atau sebesar 20,65 persen.

Selanjutnya, Pj. Kepala Daerah juga menggambarkan secara umum prioritas daerah untuk pembangunan ekonomi masyarakat di dua wilayah tersebut.

Jasmono menjelaskan, Kecamatan Manyeuw dan Kecamatan Kei Kecil Timur merupakan kecamatan yang cukup potensial dalam hal pengembangan ekonomi masyarakat. Potensi unggulan dari kedua kecamatan ini meliputi sektor perikanan, pertanian dan pariwisata.

“Kedua kecamatan ini juga terdapat kelompok-kelompok binaan dari OPD. Terdapat aktivitas ekonomi yang cukup baik dan mampu mendorong ekonomi masyarakat,” sebut Jasmono.

Editor: Labes Remetwa


Selama pelaksanaan KKN oleh mahasiswa UGM dalam kurang lebih 8 tahun terakhir, sudah sangat banyak memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

‎258 PPKS di Aru Terima Bantuan ATENSI Sentra Wasana Bahagia Ternate, Wabup Harap Dikelola Baik

‎‎Wakil Bupati meminta masyarakat untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan...

37 Tahun SD Negeri 75 Passo, Gelar Karya Jadi Ruang Tumbuhkan Potensi Generasi Ambon

“Tiga puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Sepanjang...

Sinergi dengan Media, Kunci Kerja Eks Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

Boby menjabat Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni selama sekitar...

Sertijab Polres Teluk Bintuni: Wakapolres, Kasat Reskrim hingga Kapolsek Babo Berganti

Pergantian jabatan ini diharapkan mengoptimalkan kinerja Polres Teluk Bintuni...