Kepala LLDikti Wilayah XIV Resmikan Institut Transformasi Bintuni Papua Barat

Kepala LLDikti XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan apresiasi kepada yayasan yang berhasil menghadirkan tiga program studi unggulan di Bintuni: Pendidikan Informatika, Pendidikan Guru PAUD, dan Ilmu Pemerintahan.


Bintuni, suaradamai.com — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, meresmikan Institut Transformasi Bintuni (ITB) – kampus kedua yang berdiri di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat – pada Kamis (11/12/2025).

Peresmian ditandai dengan penyerahan SK pendirian kampus, pembukaan selubung papan nama Gedung Rektorat ITB dan penandatanganan prasasti.

Momen peresmian itu sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan Rektor pertama ITB, Harbianti Rina Dwiiriani, oleh Ketua Yayasan Pendidikan Harmoni Internasional, Andi Rosdiana.

Ketua Panitia Peresmian, Sugandi, dalam laporannya mengatakan ITB hadir sebagai tonggak penting pengembangan SDM Papua Barat, khususnya di Teluk Bintuni.

“ITB lahir sebagai perguruan tinggi modern yang mengusung transformasi digital, inovatif dalam perkuliahan, dan akan kolaboratif dengan dunia kerja serta mendukung program pemerintah daerah yang SERASI,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan, Andi Rosdiana, menegaskan bahwa ITB tidak hanya menjadi kampus baru, tetapi simbol perubahan besar di Bintuni.

“Hari ini kita membuka babak pertumbuhan peluang dan transformasi. ITB dibangun untuk menjadi rumah besar bagi lahirnya anak-anak Bintuni yang siap bersaing di era digital, namun tetap berkarakter lokal,” ucap Rosdiana.

Ia menjelaskan ITB mengusung tiga pilar utama: adaptif terhadap perubahan, kolaborasi strategis dengan pemerintah dan industri, serta ekosistem kampus digital lengkap dengan smart classroom, perpustakaan digital, dan pembelajaran daring.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Haris Tahir, menegaskan bahwa ITB hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tenaga pendidik, pemerintahan, dan teknologi informasi di daerah.

Sementara itu, Kepala LLDikti XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan apresiasi kepada yayasan yang berhasil menghadirkan tiga program studi unggulan di Bintuni: Pendidikan Informatika, Pendidikan Guru PAUD, dan Ilmu Pemerintahan.

“Ini prodi-prodi langka di Papua. Kehadiran ITB memberikan solusi bukan hanya untuk Bintuni, tetapi untuk Tanah Papua,” tuturnya.

Mofu menegaskan bahwa ITB resmi terakreditasi “Baik”.

“Jangan ragu masuk di sini. Ini perguruan tinggi sah di bawah Kemendiktisaintek dan kualitas pendidikannya dijamin negara,” tegasnya.

Setelah acara peresmian, Rektor ITB, Harbianti Rina Dwiiriani, menjelaskan langkah awal yang akan dilakukan.

“Tahun depan ITB sudah bisa menerima mahasiswa baru. Kami segera membentuk panitia penerimaan mahasiswa dan menyiapkan perkuliahan yang sesuai kebutuhan SDM Papua Barat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat Bintuni untuk mempersiapkan diri mengikuti penerimaan mahasiswa baru yang direncanakan dimulai April 2026.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...