Ketua LP KPK Akan Laporkan Penyebar Berita Hoax

LP KPK Komisi Cabang KKT akan terus mencari aktor di balik penyebaran berita hoax dugaan korupsi.


Ambon, suaradamai.com – Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komisi Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Jonias W. Solmeda, S.Pd, akan melaporkan penyebaran berita hoax yang diterbitkan salah satu media pada 28 Februari 2020 lalu, terkait dengan laporan dugaan korupsi Bupati KKT.

“Secara kelembagaan, kami LP KPK Komisi Cabang KKT sangat menyangkan pemberitaan tersebut. Alasannya adalah bahwa kami tidak pernah tahu dengan pemberitaan itu. Kami juga tidak pernah dikonfirmasi terkait dengan isi berita yang disampaikan, yang dimuat dalam media tersebut,” ungkap Solmeda di Ambon, Rabu (4/3/20).

Solmeda menambahkan, dokumen yang digunakan sebagai referensi untuk pembuatan berita bukan berasal dari LP KPK Cabang Tanimbar.

“Saya sendiri kaget ketika dokumen itu ditunjukan kepada saya, jadi sebagai ketua Lembaga di KTT, saya sangat menyesal. Itu ditunjukan kepada saya waktu masih di Tanimbar,” tuturnya.

“Dokumen tersebut itu bukan produk dari kami. Memang kop itu punya kami Lembaga, tapi kami sama sekali tidak pernah keluarkan dokumen tersebut, entah itu dia (media) dapat dari mana, kami juga tidak tahu,”

“Saya pastikan untuk internal pengurus LPKPK di KTT tidak pernah bisa melakukan hal itu, sebagai ketua lembaga, saya pastikan,” tandasnya.

Solmeda menilai, pemberitaan tersebut sangat merugikan pihaknya, karena akan menyebabkan hubungan lembaganya dengan pemerintah daerah bisa renggang.

Solmeda menambahkan, terkait berbagai masalah di KKT, devisi hukum LP KPK tengah melakukan pengkajian. Ia pastikan akan memproses apabila ada indikasi penyalahgunaan atau ada upaya yang melanggar hukum.

Solmeda menambahkan, persitiwa ini menjadi pembelajaran agar kedepan informasi yang disebar harus akurat. Pihaknya juga akan terus mencari aktor di balik pemberitaan tersebut.

“Kalau bisa, ada narasumber harus dikomunikasikan supaya berita yang dimuat itu lalu tidak merugikan pihak lain,” tambahnya. (chintiasamangun/labesremetwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU