Sabtu, April 4, 2020
Update Covid

Update CovidMaluku

Perkembangan terkini virus corona di Provinsi Maluku

Beranda Pendidikan Komputer Terbatas, Siswa Ujian Sekolah Pakai HP

Komputer Terbatas, Siswa Ujian Sekolah Pakai HP

Jumlah komputer yang ada tidak sesuai dengan banyaknya peserta ujian.


Langgur, suaradamai.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara tidak henti-hentinya melakukan terobosan di tengah keterbatasan sarana penunjang pembelajaran. Seperti yang ditunjukan SMK Pariwisata Santa Theresia Langgur.

Siswa peserta Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menggunakan aplikasi Android pada Smartphone atau telepon pintar.

Kepala SMK Pariwisata Langgur, Sr. M. Alfonsia Makin, PBHK, menjelaskan, fasilitas komputer yang tersedia di sekolah yang dipimpinnya hanya berjumlah 20 unit. Sementara jumlah peserta ujian mencapai 57 siswa.

Jumlah komputer yang ada tidak sesuai dengan banyaknya peserta ujian. Mensiasati kekurangan itu, sekolah memadukannya dengan penggunaan handphone (Hp) atau telepon genggam milik siswa peserta ujian.

“Pelaksanaan ujian tahun lalu, kami pakai sistem shift (pergantian) karena kekurangan komputer. Tapi di tahun ini, kami siasati dengan menambahkan pengunaan HP Android,” ungkap Suster Alfonsia kepada suaradamai.com, Senin (24/2/20).

Dari total 57 siswa peserta ujian, 24 peserta ujian dari 4 jurusan, seperti tata boga, busana butik, usaha perjalanan wisata dan akomodasi perhotelan yang menggunakan aplikasi Android yang ada pada telepon genggam.

Aplikasi yang digunakan siswa peserta ujian telah didesain khusus. Namanya Mobile Exambrowser. Aplikasi ini bisa diunduh melalui Playstore, tetapi tidak sembarang orang bisa mengaksesnya.

Menurut pihak sekolah, untuk menggunakan aplikasi ini, saat log in (masuk) pun harus pakai domain (alamat) sekolah. Di luar itu, tak memungkinkan untuk dapat menggunakannya.

Peserta ujian juga hanya dapat menggunakan Mobile Exambrowser saat ujian berlangsung. Sedangkan fasilitas browsing ataupun aplikasi komunikasi lain tidak dapat digunakan lantaran sistem layanan jaringan pada HP masing-masing telah dinonaktifkan sebelumnya.

Menurut Suster Alfonsia, selain didukung dengan penggunaan HP Android, para guru dan orang tua siswa turut membantu menyediakan laptop guna mengatasi minimnya fasilitas komputer di sekolah tersebut.

Biarawati Katolik asal Larantuka, Flores Timur ini mengaku, telah meminta bantuan ke pemerintah daerah setempat untuk meringankan beban sekolah dengan membantu penambahan komputer. Namun, permintaan tersebut belum terjawab.

Katong (kami) tidak bisa paksakan juga, karena pemda bukan hanya lihat satu sekolah, tetapi ada banyak sekolah yang mungkin tidak punya komputer sama sekali.  Jadi sudah pasti mereka harus diperhatikan lebih dulu,” ujarnya.

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berbasis KomputerAndroid di SMK Pariwisata Santa Theresia Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara telah berlangsung sejak Senin, (24/2/20). Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan USBN ini akan berakhir, Sabtu (29/2/20). (gerryngamel/tarsissarkol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

ARTIKEL TERPOPULER

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Inilah Hasil SKD CPNS Malra, Hari Ketiga

111 orang dinyatakan memenuhi passing grade. Langgur, suaradamai.com –  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan...

HUT Sekami Sedunia: Kerumunan yang Membawa Sukacita

Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun merasa bahagia layaknya seorang ayah yang disambut anak-anaknya di rumah usai pekerjaan yang melelahkan. Di balik itu,...

KOMENTAR TERBARU