Kondisi Terkini Kota Elat di Tengah Pandemik Corona

Aktivitas dalam kota berjalan normal. Sebaliknya, di luar kota tidak lancar.


Elat, suaradamai.com – Kota Elat, Ibu Kota Kecamatan Kei Besar – juga merupakan salah satu kota tertua di Kabupaten Maluku Tenggara, masih beraktivitas normal di tengah ancaman pandemik Corona Virus Disease atau Covid-19.

Pantauan awak media ini, aktivitas di Pasar Elat, pangkalan ojek, Bank BRI Cabang Elat, PDAM, dan Puskesmas Elat berjalan seperti biasa – masih lancar.

Meski begitu, aktivitas di luar kota cacat.

Fery Kabrahanubun (27), tukang ojek yang selalu melayani penumpang Yamtimur, Kilwair dari dan ke Kota Elat mengalami kekurangan penumpang.

Su (sudah) berapa hari ini katong seng (kami tidak) dapat penumpang lagi, lari kosong saja. Penumpang yang banyak-banyak itu hanya yang mau ke Tual, sedangkan kapal juga seng jalan begini,” keluh Fery.

Kondisi yang dialami Fery juga terjadi pada kapal penumpang. Ada dua kapal yang melayani rute Elat – Langgur, yaitu KM. Cantika dan KM. Telaga Express. KM. Cantika berhenti beroperasi sejak pemerintah memberlakukan social distancing karena ancaman virus corona. Sedangkan KM. Telaga Express sejak lima hari lalu tidak dapat beroperasi karena kekurangan penumpang.

Menurut kapten kapal, Okto Wusurwut, KM. Telaga express akan beroperasi apabila jumlah penumpang memenuhi standar muat kapal.

Mengatasi kondisi ini, salah satu speed boat pribadi miliki warga dengan kapasitas 30-40 penumpang diturunkan untuk mengisi kekosongan. Speed boat melayani satu sampai dua kali sehari.

Terhadap masalah corona, masyarakat berharap ada pengawasan ketat bagi penumpang yang turun di Pelabuhan Elat.

Kepala Puskesmas Elat Anton Ngutra mengeluh terkait fasilitas untuk melakukan pemeriksaan bagi penumpang dan juga tempat karantina – belum ada bangunan yang disiapkan pemerintah kecamatan.

Untuk diketahui, kapal penumpang yang masuk Pelabuhan Elat setiap bulan adalah KM. Sabuk Nusantara.

Reporter: Tarsi Temorubun/ Penulis: Labes Remetwa/ Editor: Labes Remetwa


KM. Cantika dan KM. Telaga Express berhenti beroperasi karena social distancing dan kekurangan penumpang.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...