Bingung memilih kampus yang bukan hanya memberi ijazah, tapi juga masa depan? Di Politeknik Perikanan Negeri Tual, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas mereka ditempa untuk berprestasi, mengembangkan bakat, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Langgur, suaradamai.com – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memilih kampus bukan lagi sekadar soal mendapatkan gelar. Lebih dari itu, calon mahasiswa dan orang tua kini mencari perguruan tinggi yang mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan nyata, karakter kuat, serta pengalaman berprestasi. Hal inilah yang menjadi komitmen utama Politeknik Perikanan Negeri Tual.
Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di kawasan timur Indonesia, kampus ini tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik di ruang kelas, tetapi juga menekankan pengembangan non-akademik sebagai bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), mahasiswa didorong untuk aktif, kreatif, dan produktif sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Tujuan pendidikan tinggi itu bukan hanya sebatas pembelajaran akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter mahasiswa. Di sinilah peran kegiatan non-akademik seperti UKM menjadi sangat penting,” ujar Syahibul Kahfi Hamid, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Perikanan Negeri Tual kepada suaradamai.com belum lama ini.
Mulai dari UKM seni, budaya, olahraga, hingga jurnalistik dan bahasa, semua dirancang untuk menjadi wadah pengembangan diri. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, hingga kreativitas.
“Mahasiswa itu tidak cukup hanya belajar akademik saja. Mereka juga harus bisa menyalurkan bakatnya, misalnya di UKM jurnalistik, mereka belajar public speaking, membuat konten, hingga produksi video,” jelas Syahibul Kahfi Hamid.
Hasilnya pun nyata. Berbagai prestasi nasional berhasil diraih mahasiswa Politeknik Perikanan Negeri Tual melalui kegiatan UKM. Mulai dari medali emas di kompetisi bahasa tingkat nasional hingga prestasi di cabang olahraga seperti karate dan atletik. Bahkan, dalam ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), mahasiswa kampus ini berhasil meraih medali perak.
“Lolos ke PIMNAS saja itu sudah luar biasa, apalagi sampai meraih medali perak. Itu menjadi salah satu kebanggaan terbesar kami,” ungkap Syahibul Kahfi Hamid.
Tak hanya itu, mahasiswa juga aktif dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Salah satunya adalah pembuatan terumbu karang buatan (artificial reef) oleh UKM selam sebagai upaya menjaga ekosistem laut.
Komitmen dalam pengelolaan kemahasiswaan juga mendapat pengakuan nasional. Politeknik Perikanan Negeri Tual berhasil meraih predikat “Baik Sekali” dalam Sistem Manajemen dan Tata Kelola Kemahasiswaan (Simkatmawa) dari Kementerian.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan predikat ‘Baik Sekali’. Bahkan, sejauh yang kami ketahui, kami menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Maluku dan Maluku Utara yang meraih predikat tersebut,” kata Syahibul Kahfi Hamid.
Bagi calon mahasiswa baru, lingkungan seperti ini menjadi peluang besar untuk berkembang secara menyeluruh. Sejak awal masa perkuliahan, mahasiswa sudah diarahkan melalui berbagai program pengenalan kampus dan pembinaan karakter, termasuk pelatihan bela negara dan pengenalan UKM.
“Kami tidak ingin mahasiswa menjadi ‘kupu-kupu’—kuliah pulang, kuliah pulang. Kami ingin mereka aktif, berkembang, dan memiliki karakter yang kuat,” tegas Syahibul Kahfi Hamid.
Dengan dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai, tenaga pengajar yang kompeten, serta ekosistem kemahasiswaan yang aktif, kuliah di Politeknik Perikanan Negeri Tual memberikan nilai lebih yang nyata. Mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan pengalaman, keterampilan, dan prestasi yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kini, saatnya menentukan pilihan. Jika Anda mencari kampus yang mampu mengembangkan kompetensi sekaligus potensi diri secara maksimal, Politeknik Perikanan Negeri Tual adalah jawabannya. Karena di sini, kuliah bukan sekadar belajar—tetapi juga tentang tumbuh, berprestasi, dan membangun masa depan.
