Ambon, suaradamai.com– Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, mengungkapkan bahwa program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR), yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta, akan mulai dilaksanakan pada Jumat, 14 Maret 2025.
Dalam keterangannya kepada Tim Media Center, Senin (10/3/2025), di ruang kerjanya, Lekransy menjelaskan bahwa WAJAR merupakan bentuk implementasi dari visi pembangunan Kota Ambon, yakni mewujudkan Ambon Manise* yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Program ini juga selaras dengan empat misi pembangunan kota, yaitu:
1. Mewujudkan Ambon yang maju, aman, nyaman, indah, sehat, dan sejahtera dalam berbagai bidang.
2.Mewujudkan Ambon yang inklusif, di mana setiap warga kota memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses berbagai layanan dan fasilitas.
3. Mewujudkan Ambon yang toleran, dengan menumbuhkan sikap saling menghargai perbedaan serta memberi kebebasan bagi setiap individu dalam menjalankan aktivitasnya sesuai dengan latar belakang suku, agama, ras, dan golongan.
4. Mewujudkan Ambon yang berkelanjutan, dengan mengedepankan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan hidup, ekonomi, serta kesejahteraan jangka panjang bagi generasi mendatang.
Menurut Lekransy, selama dua jam penuh dalam pelaksanaan WAJAR, masyarakat Kota Ambon akan memiliki kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan Wali Kota dan Wawali. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon juga akan mengosongkan seluruh jadwal kegiatan pemerintahan yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi terlaksananya program ini.
“Setiap Jumat pagi, pukul 08.00 WIT hingga 10.00 WIT, di pelataran depan Balai Kota Ambon, masyarakat dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi. Wali Kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta, bersama seluruh pimpinan OPD, akan mendengarkan, menindaklanjuti, dan mencari solusi secara langsung,” ungkap Lekransy.
Ia menambahkan, dengan adanya WAJAR, penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat akan lebih efektif dan efisien. Program ini tidak hanya menjadi wadah penyampaian informasi, tetapi juga sarana bagi masyarakat untuk memberikan saran, masukan, bahkan kritik yang dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
“Melalui WAJAR, seluruh keluhan masyarakat dapat ditampung dan ditindaklanjuti oleh jajaran Pemkot Ambon. Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Wali Kota dan Wawali dalam membangun pemerintahan yang lebih transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” terang Lekransy.
Ia juga menegaskan bahwa program WAJAR merupakan bagian dari 17 program prioritas yang dirancang sebagai penjabaran dari visi dan misi kepemimpinan Wali Kota dan Wawali. Dengan mengusung tagline *‘Beta Par Ambon, Ambon Par Samua’*, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar membawa manfaat bagi seluruh warga Kota Ambon.





