”Fans boleh, tapi ingat anak istri di rumah. Ingat masa depan. Jangan sampai habis piala dunia, fans sudah tidak ada lagi, yang ada manyasal,” Bupati Kaidel mengingatkan.
Dobo, suaradamai.com – Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel bersama Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite membuka Pawai dan Deklarasi Damai Pendukung Fans Piala Dunia 2026 di halaman kantor bupati, Kamis (11/6/2026).
Pawai dan Deklarasi Damai Fans ini dihadiri para penggemar sepak bola yang menjagokan tim kesayangan mereka dari berbagai negara, seperti Argentina, Belanda, Brazil, Jerman, Spanyol, Perancis, dan negara-negara lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Kaidel meminta para fans untuk menjaga ketertiban dan keselamatan.
”Saling ejek boleh, tapi ingat, kita tetap Indonesia,” tegasnya.
Bupati Kaidel juga mengingatkan soal bahayanya pawai dengan ugal-ugalan dan tidak mematuhi aturan lalulintas.
”Supaya jangan ada sama dengan pengalaman-pengalaman terdahulu, pawai sampai timbul korban jiwa, timbul kecelakaan, jangan! Yang akibatnya fatal,” Bupati Kaidel mengingatkan.
”Fans boleh, tapi ingat anak istri di rumah. Ingat masa depan. Jangan sampai habis piala dunia, fans sudah tidak ada lagi, yang ada manyasal,” tambahnya.
Lanjut Bupati Kaidel, jika dalam proses Piala Dunia dan tim jagoan siapapun menang, boleh saja pawai. Asal dengan tertib.
”Selamat memulai Piala Dunia 2026. Semangat terus, pantang menyerah, salam olahraga!” tutupnya.
Usai arahan bupati, para ketua fans tim berbagai negara menandatangani deklarasi damai dan dilanjutkan dengan pawai bersama yang berlangsung aman dan meriah.
