Rabu, Februari 26, 2020
Beranda Pendidikan Milad HMI ke 73 di Ambon, Bahas Masalah Kebangsaan dan Keumatan

Milad HMI ke 73 di Ambon, Bahas Masalah Kebangsaan dan Keumatan

Kegiatan diawali dengan nonton bersama sejarah HMI dengan tujuan menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa serta melawan Hoax dan ujaran kebencian.

Ambon, suaradamai.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) IAIN Ambon menggelar Milad ke 73 dengan tema “transformasi HMI di era digital menuju Indonesia Emas” di Kafe Green, Jln. Raya Stain, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (10/2/20).

Bersamaan, dilaksanakan dialog publik oleh HMI Komisariat Ilmu Tarbiah, Keguruan IAIN Ambon dan Ambon Reconciliation & Mediation Center (ARMC).

Turut hadir Dosen IAIN Ambon Dr. Abidin Wakano M.Ag, Dr. Nazarudin Umar (dosen fakultas hukum dan dan ekonomi), Ketua Komisariat Syariah Fandi Rumra, Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil SBT Alimudin Kolatlena, dan sekitar 100 orang mahasiswa.

Kegiatan dibuka dan dimulai dengan nonton bersama sejarah HMI dengan tujuan menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa serta melawan Hoax dan ujaran kebencian.

Selanjutnya dialog publik antara mahasiswa HMI Komisyariat Ekonomi dan Sariah dengan Dr. Abidin Wakano M.Ag.

Adapun poin pembahasan terkait Pancasila dan peran HMI.

Pancasila menjadi dasar negara bukan hal yang mudah, butuh pengorbanan. Sehingga HMI, yang lahir dan bertumbuh pada usia ke 73, terpanggil untuk menjaga keutuhan bangsa dan membentuk umat. Dengan demikian, nilai-nilai agama harus terus dikumandangkan.

“Dalam kapasitas sebagai kaum intelektual, HMI tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga NKRI dengan mengutamakan kesatuan walau negara ini bermajemuk,” ujar Dr. Abidin Wakano saat diskusi.

HMI lahir pada 5 Februari 1947 dilatarbelakangi oleh dua hal. Pertama, kondisi kebangsaan yaitu bagaimana mempertahankan kemerdekaan RI dan keutuhan bangsa. Kedua, kondisi keumatan, yaitu bagaimana menjaga ukhuwah Islamiyah dari perpecahan akibat masalah khilafiyah.

Pada Milad HMI ke 73 ini, apa yang dirasakan terkait masalah keumatan dan kebangsaan, HMI harus memainkan peran untuk menjaga ketertiban, keamanan dan persaudaraan, khususnya hidup orang basudara di Maluku. (chintiasamangun/labesremetwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

ARTIKEL TERPOPULER

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Inilah Hasil SKD CPNS Malra, Hari Ketiga

111 orang dinyatakan memenuhi passing grade. Langgur, suaradamai.com –  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan...

HUT Sekami Sedunia: Kerumunan yang Membawa Sukacita

Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun merasa bahagia layaknya seorang ayah yang disambut anak-anaknya di rumah usai pekerjaan yang melelahkan. Di balik itu,...

KOMENTAR TERBARU