Milad HMI ke 73 di Ambon, Bahas Masalah Kebangsaan dan Keumatan

0
1309
Suasana diskusi publik pada Milad HMI ke 73 di Kafe Green, Jln Raya Stain, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (10/2/20).

Kegiatan diawali dengan nonton bersama sejarah HMI dengan tujuan menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa serta melawan Hoax dan ujaran kebencian.

Ambon, suaradamai.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) IAIN Ambon menggelar Milad ke 73 dengan tema “transformasi HMI di era digital menuju Indonesia Emas” di Kafe Green, Jln. Raya Stain, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (10/2/20).

Bersamaan, dilaksanakan dialog publik oleh HMI Komisariat Ilmu Tarbiah, Keguruan IAIN Ambon dan Ambon Reconciliation & Mediation Center (ARMC).

Turut hadir Dosen IAIN Ambon Dr. Abidin Wakano M.Ag, Dr. Nazarudin Umar (dosen fakultas hukum dan dan ekonomi), Ketua Komisariat Syariah Fandi Rumra, Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil SBT Alimudin Kolatlena, dan sekitar 100 orang mahasiswa.

Kegiatan dibuka dan dimulai dengan nonton bersama sejarah HMI dengan tujuan menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa serta melawan Hoax dan ujaran kebencian.

Selanjutnya dialog publik antara mahasiswa HMI Komisyariat Ekonomi dan Sariah dengan Dr. Abidin Wakano M.Ag.

Adapun poin pembahasan terkait Pancasila dan peran HMI.

Pancasila menjadi dasar negara bukan hal yang mudah, butuh pengorbanan. Sehingga HMI, yang lahir dan bertumbuh pada usia ke 73, terpanggil untuk menjaga keutuhan bangsa dan membentuk umat. Dengan demikian, nilai-nilai agama harus terus dikumandangkan.

“Dalam kapasitas sebagai kaum intelektual, HMI tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga NKRI dengan mengutamakan kesatuan walau negara ini bermajemuk,” ujar Dr. Abidin Wakano saat diskusi.

HMI lahir pada 5 Februari 1947 dilatarbelakangi oleh dua hal. Pertama, kondisi kebangsaan yaitu bagaimana mempertahankan kemerdekaan RI dan keutuhan bangsa. Kedua, kondisi keumatan, yaitu bagaimana menjaga ukhuwah Islamiyah dari perpecahan akibat masalah khilafiyah.

Pada Milad HMI ke 73 ini, apa yang dirasakan terkait masalah keumatan dan kebangsaan, HMI harus memainkan peran untuk menjaga ketertiban, keamanan dan persaudaraan, khususnya hidup orang basudara di Maluku. (chintiasamangun/labesremetwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here