Bantuan tersebut diberikan kepada tiga kelompok dalam komunitas.
Bintuni, suaradamai.com – Kepala Distrik Merdey Yustina Ogoney menyalurkan bantuan pemberdayaan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, kepada Komunitas Masyarakat Adat Marga Ogoney di Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin (19/8/2025).
Bantuan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Kehutanan ini, merupakan dukungan untuk pengembangan usaha komunitas masyarakat adat Marga Ogoney.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga kelompok, yakni produsen minyak buah merah, pembuat keripik, dan pengrajin ukiran.
“Dalam komunitas itu kan kelompok-kelompok pengelola hutan non-kayu. Bantuan yang dikasih itu untuk ukiran. Kan ada kelompok yang ukir gelang. Kemudian ada kelompok [produsen] keripik. Terus untuk kelompok minyak buah merah,” jelas tokoh perempuan yang dikenal vokal menyuarakan hak masyarakat dan wilayah adat di Papua itu.
Menurut Ogoney, kelompok-kelompok tersebut sebelumnya masih menjalankan usaha secara tradisional. Dengan adanya pengadaan alat, diharapkan produktivitas meningkat sekaligus menambah nilai jual produk.
Ia menambahkan, Komunitas Marga Ogoney telah mendapat pengakuan negara. Tahun lalu, komunitas masyarakat adat dari Suku Moskona ini mengajukan permohonan bantuan ke Pemerintah Provinsi Papua Barat dan terealisasi tahun ini.
Ogoney berharap pemerintah provinsi melengkapi bantuan dengan program pelatihan.
“Harapannya, setelah dikasih alat, mungkin kalau bukan tahun ini, tahun depan harus ada pelatihan penggunaan alat dan peningkatan kapasitas untuk komunitas yang ada di sini,” ujar Ogoney.
Selain itu, Ogoney meminta agar pemerintah membangun rumah produksi untuk mendukung usaha masyarakat.
“Kita sudah usulkan tahun ini. Harapannya tahun depan bisa terjawab oleh pemerintah provinsi,” ujar Ogoney.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





