Optimalkan Pelayanan Melalui Ambon @ccess v.2

Dinas Kominfo dan Persandian bersama Valdo Group juga tengah mempersiapkan versi 3 dari aplikasi Ambon Access.


Ambon.suaradamai.com – Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Berbagai terobosan dilakukan, seperti kembali meluncurkan aplikasi yang diberi nama Ambon @ccess versi 2 (v.2).

Launching aplikasi ini dilaksanakan guna mewujudkan Ambon Kota Cerdas, peluncuran tersebut direncanakan pada April 2020 mendatang.

Ambon @ccess v.2 merupakan pembaruan dari Ambon @ccess v.1 yang sudah diluncurkan pada 26 September 2019 lalu.

“Ambon Access v.1 lebih menitikberatkan pada UMKM, sementara v.2, kita lebih kepada public service atau pelayanan publik,” jelas Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Joy Adriaansz saat memberikan keterangan pers di ruang Media Center Pemkot Ambon, Rabu (4/3/20).

Ia menjelaskan, untuk pembaruan aplikasi, dinas yang dipimpinnya, menjalin kerjasama dengan Valdo Group, serta melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) serta Bank Maluku-Maluku Utara.

“Kedua OPD yang digandeng adalah OPD yang memiliki aspek penting dalam hal pelayanan publik yakni terkait pengurusan izin dan pembayaran pajak. Ambon @ccess v.2 juga akan menampilkan berita-berita seputar Ambon, pariwisata Ambon dan juga layanan pengaduan yang bisa dalam bentuk gambar maupun teks. Ambon @ccess diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinteraksi dalam pelayanan publik,” jelasnya.

Joy mengungkapkan, tujuan pengembangan aplikasi ini, untuk mempermudah masyarakat, juga menghindari kemungkinan adanya praktek korupsi.

“Dengan melakukan pengurusan melalui aplikasi, kemungkinan terjadinya praktik korupsi akan hilang. Sistem yang mengatur semua proses, masyarakat hanya perlu menyiapkan kelengkapan berkasnya,” paparnya.

Setelah versi 2 (v.2) yang rencananya akan dilaunching pada awal bulan April mendatang, Dinas Kominfo dan Persandian bersama Valdo Group juga tengah mempersiapkan versi 3 dari aplikasi Ambon Access.

“Untuk versi berikutnya, kami akan mengintegrasikan Ambon @ccess dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Administrasi Kependudukan (SIMAK) dan Sistem Informasi Pendapatan Daerah,” tambahnya.

Kedua aplikasi tersebut akan diintegrasikan setelah tanggal 1 April mendatang.

“Dengan demikian, kedepannya seluruh proses pajak, retribusi, pengurusan administrasi kependudukan yang dimulai dari RT/RW, kelurahan hingga kecamatan sampai dengan OPD terkait, sudah bisa diintegrasikan,” tuturnya.

Selain Ambon @ccess v.2, pada tanggal 1 April 2020, akan dilaunching aplikasi SIMAK dengan beberapa kelurahan sebagai pilot project, yakni Kelurahan Silale, Negeri Rutong dan Negeri Ema.

“Dengan adanya SIMAK, untuk pelayanan di kelurahan, masyarakat bisa mengurus administrasi kependudukannya lewat petugas pelayanan di kelurahan atau lewat Kios K, cukup dengan mengetik NIK nya, kemudian memasukan jenis keterangan apa yang dibutuhkan, dikroscek oleh petugas dan kemudian dicetak,” urainya.

Sedangkan, untuk surat keterangannya, pihak Dinas Kominfo sudah bekerjasama dengan Badan Cyber Sandi Negara untuk penggunaan tanda tangan secara elektronik.

“Semua ini bertujuan untuk mempersingkat waktu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (cintiasamangun/tarsissarkol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU