Pemkot Tual menilai bahwa penerapan sistem PIT secara menyeluruh akan membuka ruang pertumbuhan baru di sektor kelautan dan perikanan.
Tual, suaradamai.com – Pemerintah Kota Tual menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan program Penangkapan Ikan Terukur (PIT) yang saat ini tengah menjadi perhatian nasional. Program ini dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat sektor perikanan daerah dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Komitmen ini disampaikan menyusul pembahasan yang dilakukan dalam rapat lanjutan antara Komisi II DPRD Kota Tual dan mitra perangkat daerah, termasuk Dinas Perikanan, pada 23 Mei 2025. Dalam forum tersebut, Dinas Perikanan kembali mengangkat urgensi implementasi penuh PIT di Kota Tual, mengingat daerah ini telah ditetapkan sebagai salah satu dari enam zona prioritas nasional dalam program percontohan.
Pemkot Tual menilai bahwa penerapan sistem PIT secara menyeluruh akan membuka ruang pertumbuhan baru di sektor kelautan dan perikanan. Kehadiran kapal penangkap ikan skala besar yang diharapkan bermarkas di Tual diprediksi akan menciptakan efek domino, mulai dari peningkatan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekspor hasil laut, hingga tumbuhnya usaha sektor pendukung lainnya.
Dari sisi fiskal, program ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui kontribusi ekspor dan optimalisasi pelabuhan perikanan. Pemerintah daerah memandang, apabila pelabuhan berfungsi maksimal sebagai pusat aktivitas perikanan, maka transfer fiskal dari pusat seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dapat ditingkatkan.
Sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi lokal, Pemerintah Kota Tual menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan DPRD dan pemerintah pusat agar kebijakan ini benar-benar berjalan efektif. Dukungan teknis, regulasi daerah, dan infrastruktur pendukung akan terus diperkuat untuk memastikan manfaat program PIT benar-benar dirasakan oleh masyarakat nelayan dan pelaku usaha lokal.





