Tual, suaradamai.com – Dalam upaya mewujudkan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan sesuai visi Kota Tual sebagai kota maritim, Pemerintah Kota Tual menggelar Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Pulau Dullah Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Tual, Kamis (13/11/2025), tersebut menjadi wadah dialog terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen perencanaan tata ruang.
RDTR Kawasan Perkotaan Pulau Dullah ini nantinya akan menjadi pedoman teknis pemanfaatan ruang, arah pembangunan wilayah, serta dasar penerbitan perizinan berbasis spasial melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Dalam sambutan Wali Kota Tual yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tual, Dullah Atnangar, ditegaskan bahwa konsultasi publik ini memiliki peran strategis dan tidak sekadar memenuhi tahapan administratif.
“Forum konsultasi publik ini bukan sekadar formalitas, tetapi ruang dialog terbuka agar seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan, sehingga RDTR Pulau Dullah benar-benar komprehensif dan aplikatif,” ujar Dullah Atnangar.
Sesi diskusi yang dipandu Sekretaris Dinas PUPR Kota Tual, Rudi Badmas, menghadirkan pemaparan dari Tim Ahli Penyusun RDTR, Faturahman Burhanuddin. Dalam paparannya, ia menyoroti sejumlah isu krusial, antara lain penguatan sektor perikanan, penataan kawasan pertahanan negara, ketersediaan air bersih, rencana relokasi pelabuhan, serta struktur dan pola ruang perkotaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya BPN, Bappeda, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perikanan, serta para camat, lurah, akademisi, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.
Seluruh masukan, saran, dan tanggapan peserta akan menjadi bahan penyempurnaan naskah akhir RDTR Kawasan Perkotaan Pulau Dullah. Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan utama pembangunan ruang Kota Tual untuk dua dekade ke depan.
“Dengan RDTR yang baik, pembangunan Kota Tual akan lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Faturahman Burhanuddin.
Pemkot Tual mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan, guna mewujudkan Kota Tual yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan





