Keterlibatan Kota Tual dalam ajang berskala nasional ini bukan tanpa alasan. Ini adalah momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah Tual, khususnya Kepulauan Kei, di kancah nasional maupun internasional.
Tual, suaradamai.com – Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, didampingi Wakil Wali Kota Amir Rumra, dijadwalkan menjadi bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 di Surabaya, Jawa Timur, yang berlangsung dari 6 hingga 10 Mei 2025. Kehadiran rombongan dari Kota Tual ini lebih dari sekadar partisipasi rutin; ini adalah langkah strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepulauan Kei yang kaya serta memperkuat jejaring antar-pemerintah kota di tingkat nasional.
Agenda Penting dan Kehadiran Presiden
Munas APEKSI 2025 bukan sekadar pertemuan biasa. Menurut informasi dari Liaison Officer (LO) Kota Tual di Surabaya, agenda puncak Munas akan terselenggara pada 8 Mei 2025. Momen ini akan menjadi sorotan utama dengan rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan memberikan arahan penting dan secara resmi membuka acara. Ini menandai signifikansi Munas APEKSI sebagai forum strategis yang mendapat perhatian langsung dari pucuk pimpinan negara.
Munas APEKSI tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh 98 wali kota dari seluruh Indonesia, menunjukkan representasi kepemimpinan daerah yang luas. Selain itu, sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih juga akan turut serta, mengindikasikan relevansi pembahasan Munas dengan kebijakan nasional. Kehadiran ratusan perwakilan pemuda yang tergabung dalam komunitas “Youth City Changers” (YCC) turut memberikan dimensi baru, merefleksikan peran generasi muda dalam pembangunan kota.
Membawa Kekayaan Kei ke Panggung Nasional
Partisipasi Kota Tual dalam Munas APEKSI tidak hanya terbatas pada agenda diskusi kepemimpinan. Sebagai bagian integral dari rangkaian Munas, Kota Tual juga akan aktif dalam dua acara besar yang menarik perhatian publik: Indonesia City Expo dan Carnaval Budaya, keduanya digelar dari 7 hingga 10 Mei 2025.
Pada Indonesia City Expo, Kota Tual akan memanfaatkan platform ini untuk menampilkan produk-produk unggulan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kei. Ini adalah kesempatan emas untuk membuka peluang ekonomi dan investasi bagi produk-produk daerah. Lebih dari itu, kuliner khas Kepulauan Kei yang kaya rasa juga akan disajikan, memberikan pengalaman otentik bagi pengunjung.
Puncaknya, pada Carnaval Budaya, Kota Tual akan mempersembahkan pertunjukan seni dan budaya masyarakat Kei yang memesona. Penampilan ini diharapkan dapat menarik perhatian publik dan memperkaya suasana di kawasan ikonik Jalan Tunjungan, Surabaya. Dari tarian tradisional hingga musik khas, budaya Kei akan dipamerkan sebagai bagian dari keragaman Indonesia.
Momentum Strategis untuk Kolaborasi dan Promosi
Keterlibatan Kota Tual dalam ajang berskala nasional ini bukan tanpa alasan. Ini adalah momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah Tual, khususnya Kepulauan Kei, di kancah nasional maupun internasional. Dengan tampil di forum sekelas APEKSI dan acara pendukungnya, Tual dapat menarik perhatian investor, wisatawan, dan mitra potensial.
Lebih lanjut, Munas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemerintah kota. Pertukaran ide, pengalaman, dan praktik terbaik antar wali kota dapat memicu inovasi dan solusi untuk tantangan-tantangan perkotaan. Terakhir, melalui promosi kekayaan budaya Kei, Kota Tual berharap dapat menyebarluaskan pesona budayanya kepada khalayak yang lebih luas, meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia Timur.
Partisipasi ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat jangka pendek, tetapi juga meletakkan dasar bagi pengembangan Kota Tual yang lebih maju dan dikenal di masa mendatang.





