Pengobatan gratis yang akan berpusat di tiga lokasi yakni Desa Berdefan, Desa Papakula, dan Aula Cendrawasih di pusat Kota Dobo ini akan dilayani oleh dokter umum, dokter penyakit dalam, dokter mata, dan dokter anak yang berkompeten di bidangnya masing-masing.
Dobo, suaradamai.com – Para dokter dari Komisi Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) Indonesia siap untuk melayani masyarakat Kepulauan Aru dalam bakti sosial pengobatan gratis yang digelar di tiga titik pada 10-14 November 2025.
Pengobatan gratis ini merupakan gagasan dari dokter Katolik di bawah bimbingan imam dan bruder Kongregasi Tarekat Hati Kudus Yesus MSC yang berpusat di Jakarta.
Pengobatan gratis yang akan berpusat di tiga lokasi yakni Desa Berdefan, Desa Papakula, dan Aula Cendrawasih di pusat Kota Dobo ini akan Dilayani oleh para Dokter ahli antara lain para Dokter Umum, Dokter anak dan dewasa, Dokter Spesialis Mata dan Spesialis Psikiater, yang berkarya di Jakarta.
Di bawah Koordinasi Tim Pelayanan Kesehatan Bakti Sosial Paroki Cideng, Keuskupan Agung Jakarta, para dokter ini terpanggil untuk melayani masyarakat di wilayah pelosok dan terpencil. Dokter Paulus sebagai ketua Tim Pelyanan menggunngkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah Panggilan Hati. Dan itu sekalian dengan semangat misi Tarekat MSC. Program pelayanan kesehatan gratis ini dilaksanakan dalam bimbingan dan pendampingan Komisi JPIC MSC Indonesia.
Diantaranya: dr.Elly (penanganan pasien kesehatan jiwa/psikater), dr. Veronika (penanganan pasien anak-anak dan dewasa), dr. Soviana (penanganan pasien kesehatan mata), dr. Siming (penanganan pasien dewasa dan pharmaci), dr. Ferry (penanganan pasien dewasa), dan Dr. Paulus (ketua Tim Pelayanan kesehatan Paroki Cideng KAJ).
Para dokter juga akan dibantu oleh tim support awam yakni, Tjendra, Lily, dan Agnes.
“Mereka datang itu, selain para dokter, mereka juga datang membawa obat-obatan, jadi orang didiagnosa dengan penyakit ini langsung dikasih obat-obatnya,” ungkap Wakil Uskup Kepulauan Aru, Reverendus Pater (RP) Tino Ulahaiyanan, MSc, Selasa (28/10/2024).
Program yang telah berjalan beberapa tahun ini kata RP Tino, lahir dari keprihatinan dokter-dokter Katolik terhadap ketimpangan akses kesehatan di Tanah Air, apalagi di daerah-daerah terpencil.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar di Papua, Kalimantan, dan akhirnya dilaksanakan di Maluku.
“Dan tahun ini kita mendapatkan kesempatan utama dari Kepulauan Aru untuk dilaksanakan kegiatan ini,” ucap RP Tino.
“Mereka datang itu, selain para dokter, mereka juga datang membawa obat-obatan, jadi orang didiagnosa dengan penyakit ini langsung dikasih obat-obatnya,” tambahnya.
Ia lantas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini.
“kesempatan yang jarang terjadi, karena dokter-dokter ahli, dokter-dokter spesialis benar-benar punya konsen untuk membangun masyarakat,” ucap RP Tino.
Sebagai informasi, pengobatan gratis ini terbuka untuk umum dan masyarakat dapat mendaftar melalui nomor kontak 082318974379.
Bagi umat Katolik, pendaftaran juga bisa melalui pastor paroki masing-masing, Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Pastoral Stasi (DPS), serta ketua-ketua rukun setempat.
Setelah mendaftar, panitia akan memberikan formulir yang nanti diisi dan dibawah saat datang berobat.
Jadwal Pelaksanaan:
Senin, 10 November 2025
Desa Berdefan, pukul 06.00–16.00 WIT
Rabu, 12 November 2025
Desa Papakula, pukul 06.00–16.00 WIT
Jumat, 14 November 2025
Aula Cendrawasih, Kota Dobo, pukul 06.00–16.00 WIT
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru





