Penuhi Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi Corona, PMKRI Langgur Kampanyekan “Ayo Berkebun”

Tidak hanya sekadar bicara, pengurus dan anggota PKMRI Yohanes Aerts mengolah sebidang tanah sebagai aksi nyata “ayo berkebun” yang dikampanyekan.


Langgur, suaradamai.com – Mewabahnya virus corona berimbas pada aktivitas ekonomi, termasuk pemenuhan pangan sehari-hari. Harga barang di pasar mulai naik meski Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga.

Sementara itu, Pemkab Malra tengah gencar membagi-bagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak.

Kondisi ini, menurut Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Yohanes Aerts Cabang Langgur belum bisa mengatasi kebutuhan pangan, apalagi jika hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah dan pihak lain.

“Kita sudah seharusnya belajar mandiri dengan mengola kekayaan alam yang ada untuk kelangsungan hidup selama wabah virus corona ini. Karena belum diketahui pasti, kapan wabah ini akan berakhir,” ajak Petrus Kanisius Ohoiledjaan, Presidium Pengembangan Organisasi (PPO PMKRI) Yohanes Aerts dalam rilis yang diterima media ini, Kamis (30/4/2020).

Tidak hanya sekadar bicara, pengurus dan anggota PKMRI Yohanes Aerts langsung mengolah sebidang tanah sebagai bentuk nyata aksi “ayo berkebun” yang dikampanyekan.

Petrus menambahkan, PMKRI tetap mendukung kebijakan Pemerintah Daerah dalam penanganan pencegahan Covid-19, dan berharap pemerintah juga tetap menghentikan sementara perhubungan, setidaknya kapal penumpang, sampai situasi benar-benar aman.

“Gerakan “Ayo Berkebun” yang dilaksanakan oleh PMKRI Yohanes Aerts bermaksud untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku Tenggara selain untuk menanggapi wabah virus corona, juga melestarikan budaya leluhur,” ujar Petrus.

“Jaman boleh berkembang, teknologi boleh maju, tetapi manusia tetap mengkonsumsi hasil alam. PMKRI Yohanes Aerts mengajak masyarakat untuk berani mandiri dalam menanggapi wabah virus corona,” katanya lagi.

Editor: Labes Remetwa


PMKRI mendukung pemerintah agar tetap menghentikan sementara aktivitas perhubungan, setidaknya untuk kapal penumpang.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

HUT ke-73 IKAHI, Hakim di Maluku Tegaskan Nol Toleransi Korupsi

Ambon, suaradamai.com — Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Wilayah Maluku...

Bupati Manibuy Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berikut daftar lima pejabat yang baru dilantik serta lima...

Ke Bali hingga Bekasi, Yayasan Phapeda Bintuni Belajar Pengelolaan Sampah

Sebagai bentuk kepedulian atas problem lingkungan ini, Yayasan Phapeda...

Pemkot Tual Terapkan Tes Kemampuan Akademik Berbasis Komputer di Seluruh SMP

"Penerapan TKA berbasis komputer ini sesuai dengan Keputusan Menteri...