Serempak, Pemkab Teluk Bintuni Bangun Pelabuhan Babo dan Empat Jetty

Total anggaran yang digunakan untuk membangun Pelabuhan Babo dan empat jetty tersebut sebesar Rp86 miliar.


Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar groundbreaking pembangunan Pelabuhan Babo, Rabu (5/8/2026), di Distrik Babo.

Kegiatan ini dirangkai dengan peluncuran pembangunan empat jetty di empat distrik lainnya, yakni Distrik Aroba, Aranday, Yakora, dan Kamundan, serta penyerahan dua unit speedboat kepada TNI Angkatan Laut dan Polres Teluk Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengatakan proyek ini menjawab kebutuhan konektivitas di daerah dengan wilayah terluas di Papua Barat.

Ia menyebut jalur laut sebagai “urat nadi konektivitas wilayah sekaligus penggerak utama perekonomian daerah”.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Jandri Salakory, selaku Ketua Panitia, menyampaikan pembangunan Pelabuhan Babo menelan anggaran Rp78,7 miliar dengan skema tahun jamak (multiyear).

Sementara itu, empat jetty dianggarkan terpisah: Jetty Kamundan Rp3,8 miliar, Jetty Aroba Rp1,4 miliar, serta Jetty Aranday dan Jetty Yakora masing-masing Rp1,05 miliar.

Pembangunan Pelabuhan Babo dikerjakan PT Arafah Wiratama KSO sebagai kontraktor, dengan target penyelesaian 600 hari kerja.

Empat jetty ditargetkan rampung lebih cepat, yakni 120 hari kerja per titik. Pengawasan konstruksi dipegang konsorsium PT Masuka Pratama dan PT Art Creative Arsitektural Desain.

Manibuy berpesan agar kontraktor dan konsultan pengawas menjaga kesesuaian spesifikasi teknis.

“Tepat mutu, tepat waktu, transparan, akuntabel, serta mengutamakan keselamatan kerja,” ujarnya.

Selain infrastruktur pelabuhan, pemerintah daerah juga menyerahkan satu unit speedboat masing-masing kepada Pos TNI Angkatan Laut Bintuni dan Polres Teluk Bintuni.

Manibuy berharap kapal tersebut memperkuat pengawasan wilayah perairan dan penanganan keadaan darurat di laut.

Proyek ini merujuk pada RPJMD Kabupaten Teluk Bintuni 2025–2030 dan Renstra Dinas Perhubungan 2025–2030. Pemerintah daerah menyebut pembangunan ini sebagai bagian dari visi “Teluk Bintuni SERASI”.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Wali Kota Ambon Minta Generasi Muda Kritis secara Santun: Kritik Pemerintah dengan Etika, Bukan Caci Maki

Wattimena mengibaratkan tata kelola pembangunan Kota Ambon seperti sebuah...

Peringati Hari Masyarakat Adat, OMK Bintuni Tanam Mangrove di Masina

Puluhan anak muda Katolik turun ke Kampung Masina, menanam...

Bupati Kaidel Kenakan Lia Lia, Yuk Intip Warisan Leluhur Aru yang Tak Ditelan Zaman Ini!

Hingga saat ini, Lia lia masih digunakan oleh masyarakat...

Kontraktor OAP Teluk Bintuni Tolak Asosiasi Luar Kerja di Daerah

Kontraktor asli Papua asal Teluk Bintuni buka suara. Mereka...