“Ini menjadi pengalaman terutama para mitra, untuk merekrut relawan yang harus menjunjung tinggi nilai persaudaraan ain ni ain, apalagi bicara tentang saudara atau anak perempuan yang harus dijaga,” ungkapnya.
Tual, Suaradamai com – Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Tual, Darnawati Amir menegaskan semua pekerja di dapur MBG wajib dilindungi dan menolak segala bentuk kekerasan.
Hal tersebut dikemukakan menyusul dugaan penganiyaan fisik terhadap salah satu staf akuntan perempuan Nindy Claudia Gerits belum lama ini.
“Ini menjadi pengalaman terutama para mitra, untuk merekrut relawan yang harus menjunjung tinggi nilai
persaudaraan ain ni ain, apalagi bicara tentang saudara atau anak perempuan yang harus dijaga,” ungkapnya, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan timnya adalah sarjana fresh graduate, usia muda rata-rata
“Sehingga juga perlu diingatkan pada relawan SPPG yang rata-rata usia diatas ka SPPG, tenaga gizi dan akuntan meski usia muda tapi ditugaskan negara tuk melaksanakan program nasional MBG, sehingga mereka harus dilindungi dan dijaga,” ujarnya.
Kecuali terang Darmawati, mereka melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma-norma adat, sosial, agama serta etika yang telah disepakati dengan pihak BGN sebelum penugasan.
“Itupun harus diselesaikan dengan cara yang bijak bukan dengan kekerasan. Sudah selayaknya sesama pekerja saling menjaga, melindungi, kerjasama agar tujuan MBG ini berjalan dengan baik,” pungkas, Kepala Dinas Ketahanan Pangan tersebut.





