Bantuan barang dan uang tunai bagi pelaku UMKM dan bahan bangunan bagi masyarakat ini, merupakan upaya Distrik Merdey dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem.
Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menyalurkan bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bantuan bahan bangunan rumah (BBR) kepada masyarakat pada penghujung tahun 2025.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah distrik dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan dikawal langsung oleh Kepala Distrik Merdey, Yustina Ogoney, didampingi aparat TNI-Polri dan staf distrik, Kamis (18/12/2025).
“Bantuan yang disalurkan ini untuk bantuan bahan bangunan rumah yang penerimanya ada 25 kepala keluarga. Lalu untuk bantuan UMKM ada 30 penerima. Bantuan UMKM itu bantuan barang dan juga modal dalam bentuk uang,” jelas Ogoney.
Secara rinci, bantuan UMKM disalurkan dalam beberapa jenis usaha. Untuk usaha jualan minuman, penerima mendapatkan termos es, blender, cup plastik, sedotan, dan minuman sachet. Semenara bagi pedagang pinang, bantuan berupa piring plastik kecil, pinang, sirih, dan kapur.
Selain itu, Ogoney juga menyalurkan bantuan UMKM berupa rambut sambung untuk usaha anyam rambut, minyak bensin 10 liter dan bantuan uang tunai untuk mendukung operasional usaha.
Sementara bantuan bahan bangunan rumah (BBR) meliputi seng, semen, tripleks, paku, gergaji, palu, sekop, pacul, linggis, dan parang. Bantuan ini diperuntukkan bagi rehabilitasi rumah, khususnya bagian dapur milik warga.
“Kita hari ini pastikan sudah diterima masing-masing penerima di rumahnya masing-masing,” jelas Ogoney.
Pantauan suaradamai.com, awalnya tim menyerahkan bantuan secara simbolis di ruang pertemuan Distrik Merdey bagi masyarakat yang berada di sekitar ibukota distrik. Selanjutnya bantuan diantar langsung ke kampung-kampung yang lokasinya jauh dari pusat distrik.
Ogoney membagi tim penyalur menjadi beberapa kelompok kecil. Ia sendiri memimpin salah satu tim menuju Kampung Anejero.
“Bantuan usaha kecil itu karena mama-mama di kampung juga punya kios. Kita salurkan bantuan itu sampai di kios-kios yang ada di kampung-kampung. [Saat] Ini [kita] di pinggir Kali Meyom, penyeberangannya ke Kampung Anejero di sebelah. Karena lagi banjir, kami taruh di sini, nanti masyarakat muat ke sebelah,” ujar Ogoney saat tiba di dekat Kampung Anejero.
Kendati sempat diguyur hujan, mereka berhasil menyalurkan seluruh bantuan kepada para penerima.
Salah satu perwakilan penerima bantuan, Yosep Ogoney, yang mewakili saudarinya Paulina Ogoney, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah distrik.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah karena sudah memberikan bantuan untuk mama-mama dorang yang tidak mampu untuk membangun rumah sendiri dan yang punya rumah tapi tidak ada dapur,” ujar Yosep.
Senada dengan Yosep, Timotius Yesba juga mengucapkan terima kasih. Dengan bantuan ini, ia dapat memperbaiki dapur dan WC yang sudah rusak.
Kepala Distrik Yustina Ogoney menambahkan, sebelum penyaluran bantuan UMKM, Pemerintah Distrik telah melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha. Selain itu, menyiapkan fasilitas pondok pinang, sebelum akhirnya menyalurkan bantuan barang dagangan dan modal usaha.
Dalam arahannya sebelumnya saat pertemuan, Ogoney telah menegaskan kepada mama-mama pelaku UMKM agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan para suami untuk mendukung usaha istri.
“Uang tidak boleh habis di minuman. Laki-laki tidak boleh mabuk. Laki-laki harus tunjang istri yang jualan. Jangan ada uang sedikit, langsung pergi ke kota lalu mabuk hancur, bawa perempuan bikin masalah baru denda ratusan juta. Itu yang tidak boleh. Uang dipergunakan untuk putar modal. Jangan laki pigi mabuk baru datang kasi kacau jualan,” tegas Ogoney.
Sementara untuk BBR, Ogoney mengarahkan penerima bantuan untuk menggunakan bahan bangunan tersebut untuk membangun atau merehab rumah. Selain itu, juga dapat digunakan untuk kebutuhan produktif lainnya, seperti membangun kios atau kandang ternak, sesuai kebutuhan penerima.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





