Tiga Lokal Pasar Maren Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal

Tiga lokal/kios yang rusak itu berada di lantai 1 dan lantai 2 Pasar Maren.


Tual, suaradamai.com – Tiga lokal/kios di bangunan baru Pasar Maren Kota Tual, Maluku, diduga dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).

Pantauan Suaradamai.com, ada dua lokal di lantai 1 yang mengalami kerusakan. Sedangkan ada satu di lantai 2 rusak.

Di lantai 1, rolling door atau pintu salah satu lokal di Blok B mengalami kerusakan di bagian bawah kanan. Tampak pintu tersebut terkena benturan keras hingga keluar dari rel ukir.

Masih di lantai 1, nampak atap salah satu lokal terkena benturan hingga bolong. Dari lantai dua, bisa terlihat dengan jelas plafon lokal tersebut yang kini dijadikan layaknya tempat sampah.

Kemudian di lantai 2, salah satu lokal di Blok H juga mengalami kerusakan serupa dengan Blok B di lantai 1.

Salah satu pedagang yang enggan menyebutkan identitasnya, mencurigai kerusakan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

Sebab, tidak jauh dari lokal yang rusak di Blok H, ada bekas bungkusan rokok, kulit kacang, dan bekas botol minuman keras.

Sebagai informasi, Pemkot Tual tengah berupaya mendorong para pedagang agar segera menempati pasar tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tual Darnawati Amir menyebut, jumlah pedagang membludak kala pihaknya membuka pendaftaran bagi pedagang untuk menempati pasar tersebut.

“Mereka (pedagang) sudah melakukan penarikan undian [untuk menempati lokal/kios/meja]. Masing-masing sudah pegang [nomor undian]. Sudah pengaturan di lapangan. Tinggal masuk. Kapan masuknya? Sebenarnya kita mengharapkan mereka sudah bisa masuk sebelum puasa ini,” terang Darnawati kepada wartawan, Selasa (18/2/2025).

Pantauan Suaradamai.com, sejumlah pedagang sembako sudah memanfaatkan pasar tersebut. Sementara sebagian besar lokal/kios dan meja-meja masih kosong. Nampak para pedagang sudah menulis namanya di sekat pemisah antar meja/lokal/kios.

“Sebagian [pedagang] masih di luar karena masih menyiapkan rak-rak untuk kiosnya. Kemudian para kelompok pedagang (pedagang sayur dan ikan) juga masih melakukan pengaturan secara internal [sebelum masuk],” ungkap Darnawati.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...