Wali Kota Tual Minta Jangan Politisasi Program Vaksinasi

Wali Kota harap, program vaksinasi ini berjalan lancar sehingga dapat menekan angka penyebaran virus corona di Tual.


Tual, suaradamai.com – Usai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Tual, muncul tanda tanya besar di kalangan masyarakat terkait beberapa pejabat utama pemerintah yang tidak ikut program tersebut.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengatakan, dirinya bersama sejumlah pejabat teras lainnya sudah mengikuti prosedur program vaksinasi. Bahwa mereka tidak menerima vaksin, itu disebabkan oleh beberapa faktor.

“Kami sudah membahas kesiapan penggunaan vaksin oleh dinas kesehatan, lewat satgas, nanti sesuai prosedur bertahap akan dilakukan, baik sosialisasi maupun vaksinasi. Warga mohon ikuti dengan baik bahwa tidak semua orang bisa divaksin. Selain klaster usia, ada juga klaster para penyintas covid-19 seperti saya dan ketua DPRD Tual, ada klaster penyakit komorbid. Ini mesti dipahami betul,” ujar Wali Kota di Tual belum lama ini.

Wali Kota juga mengimbau kepada awak media, agar dalam pemberitaan, tidak mempolitisasi kegiatan vaksinasi ini. Sebaliknya, bantu memberikan edukasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Nantinya akan dijelaskan tenaga medis dalam sosialisasi bertahap, agar semua jelas dan tidak ada berita hoax terkait vaksinasi di Tual. Rekan-rekan media juga, jangan sampai ada pertanyaan kenapa wali kota dan beberapa pejabat publik tidak divaksin, dan dipolitisasi berita tersebut. Saya harap media bekerja sama dalam hal ini, terkait penyebaran informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota harap, program vaksinasi ini berjalan lancar agar menekan angka penyebaran virus corona di Tual.

Editor: Labes Remetwa


Wali Kota juga mengimbau kepada awak media, agar dalam pemberitaan, tidak mempolitisasi kegiatan vaksinasi ini.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU