AMBON — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak seluruh masyarakat untuk merasa cemas dan waspada menghadapi dampak kemarau berkepanjangan akibat El Nino yang melanda wilayah Kota Ambon. Dalam amanat pembinaan pada upacara rutin di Lapangan Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026), ia menyoroti tingginya angka kejadian kebakaran yang terus terjadi di berbagai titik.
“Kita semua harus merasa cemas dan khawatir dengan situasi hari ini,” ujar Bodewin membuka amanatnya.
Data yang disampaikan menunjukkan, dalam kurun waktu hanya 10 hari — 1 hingga 10 Oktober 2026 — tercatat 34 kejadian kebakaran di Kota Ambon, terutama kebakaran hutan dan lahan. Angka tersebut belum termasuk titik api yang terus bermunculan hingga hari-hari terakhir, serta rentetan kejadian sejak bulan September.
“Kalau Bapak Ibu ikuti himbauan kita, bayangkan dari tanggal 1 sampai 10 ada 34 kejadian kebakaran. Kemarin saja masih ada titik baru lagi. Belum kalau kita hitung dari bulan September. Ini bukan soal angka, tapi mari kita bersama mencerna bahwa dampak ini sangat terasa,” tegasnya.
Selain ancaman kebakaran, Bodewin juga mengingatkan masyarakat mengenai menurunnya debit air bersih di sejumlah wilayah Kota Ambon serta kabut asap yang mulai terasa. Puncaknya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan baru akan kembali turun di Kota Ambon pada bulan Maret 2027 atau sekitar enam bulan ke depan.
“BMKG memprediksi hujan baru turun di Kota Ambon pada Maret 2027. Bayangkan, masih ada sekitar enam bulan lagi. Sebagai manusia biasa, wajar kalau kita merasa cemas dan khawatir,” ungkapnya.
Wali Kota meminta kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat untuk tidak menambah risiko kebakaran, terutama dengan tidak membakar lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai berhemat dan bijak dalam menggunakan air bersih selama masa kemarau berkepanjangan ini.
PENULIS/PEWARTA: CHINTIA SAMANGUN
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kota Ambon







