SMK Kesehatan Langgur Mampu Hasilkan Lulusan Produktif

SMK ini telah menjadi rujukan untuk studi kesehatan di tingkat pendidikan menengah yang telah teruji kualitasnya.


Langgur, suaradamai.com – SMK Kesehatan Langgur optimis terus hasilkan lulusan produktif yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala SMK Kesehatan Langgur Elisabeth Reyaan saat ditemui Suara Damai baru-baru ini.

Reyaan mengatakan, dengan tenaga pengajar yang berkompeten dan ditunjang dengan fasilitas yang memadai, SMK Kesehatan pertama di Maluku Tenggara itu optimis terus hasilkan lulusan produktif.

“Sekalipun kami baru dan sementara dalam proses pembangunan, tetapi untuk tenaga pengajar dan fasilitas sudah sangat baik,” kata Reyaan.

Dia menerangkan, SMK Kesehatan Langgur dengan dua jurusan, yakni Jurusan Farmasi dan Keperawatan mampu memperkenalkan peserta didik dengan ruang lingkup kerja sesuai minat profesi, serta siap menghadapi dunia kerja.

“SMK ini kan disiapkan untuk memasuki dunia kerja, jadi lulusan SMK Kesehatan setelah keluar bisa membantu masyarakat dengan kompetensi keahlian dasar mereka, sekalipun dari hal-hal kecil,” ucap Reyaan.

Lanjut Reyaan, sudah banyak alumni yang telah bekerja sebagai asisten apoteker, asisten perawat di puskesmas dan rumah sakit. Beberapa juga bekerja di klinik kecantikan dengan bermodalkan ijazah SMK.

Namun, banyak juga alumni yang melanjutkan kompetensi mereka pada perguruan tinggi ternama berbasis kesehatan di Indonesia.

Reyaan menambahkan, peserta didik tidak hanya dibekali dengan teori dan praktek di sekolah, tetapi juga dibekali dengan pengalaman selama mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) di  Rumah Sakit Hati Kudus Langgur dan RSUD Karel Sadsuitubun Langgur sebagai mitra penunjang kualitas peserta didik.

Uniknya, para peserta didik tidak hanya berasal dari wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual saja, tetapi juga berasal dari Kota Ambon, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar dan daerah-daerah pesisir lainnya.

Artinya, SMK ini telah menjadi rujukan untuk studi kesehatan di tingkat pendidikan menengah yang telah teruji kualitasnya.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...