Ada Oknum Tawarkan Ruko Pasar Mardika Seharga 70 Juta

“Saya basicnya pengusaha ditawarkan ruko yang dibanderol seharga 70 juta oleh oknum tertentu. Ada 3 ruko yang tersedia.” ungkap Hehanussa.


Ambon, suaradamai.com – Selentingan terkait penjual lapak di Gedung Putih hasil revitalisasi pasar Mardika, secara sepihak oleh beberapa oknum ternyata benar adanya.

Bagaimana tidak ada beberapa oknum, yang sengaja menawarkan kepada anggota DPRD Maluku secara terang-terangan via telepon.

Hal tersebut mengemuka pada saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA), Ketua Paguyuban, Ketua Angkutan Jalur A2 yang lagi-lagi di inisiasi Komisi III DPRD Maluku, pada Senin (5/6/2023).

“Saya basicnya pengusaha ditawarkan ruko yang dibanderol seharga 70 juta oleh oknum tertentu. Ada 3 ruko yang tersedia.” ungkap Hatta Hehanussa.

Legislator Dapil SBB tersebut menjelaskan. Berhubung permasalahan pasar Mardika telah di take over oleh Pansus yang telah terbentuk maka akan kami bicarakan saat rapat pansus.

“Saya akan meminta rekomendasi pansus, agar di proses secara hukum biar ada efek jera dan pedagang tidak akan dirugikan.”  tegas Hehanussa.

Pansus sangat serius menindaklanjuti permasalahan ini, dan kami berkomitmen menuntaskan polemik pasar Mardika.

Untuk itu di kesempatan yang sama Hehanussa menyatakan tenggat waktu kerja pansus yang ditetapkan itu berkisar 6 bulan. Akan kami maksimalkan kinerja pansus ini.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...