Warga Ohoi Lerohoilim Terima BLT Tiga Bulan

Sebelum pembagian, di hadapan warganya, pemerintah ohoi mengevaluasi dengan cara membacakan kembali nama-nama calon penerima bantuan.


Elat, suaradamai.com – Pemerintah Ohoi Lerohoilim, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara membantu meringankan sebagian beban kebutuhan hidup warga akibat dampak pandemi Virus Korona atau Covid-19.

Bantuan ini mengacu Peraturan Menteri Desa PDTT nomor 6 tahun 2020 tentang prioritas Dana Desa tahun 2020 yang mengatur tentang penggunaan dana desa, khususnya tentang Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD). 

“Kami melaksanakan pembagian BLT-DD sesuai syarat benar-benar berhak untuk menerimanya,” ungkap Kepala Ohoi Lerohoilim Djamal Renuat kepada suaradamai.com, pekan lalu.

Di hadapan warga, Renuat  menyebutkan di Lerohoilim, sesuai data tercatat sebanyak 26 Kepala Keluarga(Kk) yang terbanyak adalah mereka yang kelompok non PKH kemudian janda, duda dan lansia.

Agar transparan dan sesuai syarat bagi yang menerima, maka sebelum dilaksanakan pembagian, di hadapan warganya, pemerintah ohoi mengevaluasi dengan cara membacakan kembali nama-nama calon penerima bantuan. “Agar supaya jangan terjadi kesalahan data dan kecemburuan di masyarakat”.

Mengingat sudah mau memasuki Juni, lanjut Djamal, maka sesuai kesepakatan bersama antara pemerintah ohoi dan warga diputuskan dengan sistem sekali pembagian untuk 3 bulan – April, Mei dan Juni – dengan rincian Rp 1.800.000 per setiap kk (penerima) atau sebesar Rp 46.800.000 untuk 26 KK dalam jangka waktu 3 bulan.

Selain pembagian BLT-DD, juga dilakukan pembagian sembako kepada seluruh warga.

Sesuai kesepakatan bersama antara Pemo dan warga kalau seluruh staf dan perangkat ohoi satupun tidak menerima bantuan sembako kecuali alat pencegahan seperti APD, alat cuci tangan dan perlengkapannya, dan disinfektan.

“Kami harap agar masyarakat dapat memanfaatkan setiap bantuan yang diberikan ini secara baik, dan jangan karena ada bantuan lalu ada yang cemburu,” harap Djamal.

Editor: Tarsisius Sarkol

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...