TBP Polikant Bantu Kelompok Lairko 03 Tingkatkan Kualitas Budidaya Teripang

Tak hanya penguatan dan pelatihan pembuatan pakan, tim pengabdian juga memberikan pakan yang sudah dibuat dan memberikan fasilitas dalam bentuk tambak semi beton, hingga perlahan ukur teripang.


Langgur, suaradamai.com – Program Studi (Prodi) Teknologi Budidaya Perikanan (TBP), Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terkait Pengembangan pakan berbasis rumput laut untuk budidaya teripang pasir (holothuria scabra) pada mitra Kelompok Lairko 03, Ohoi (Desa) Taar, Kota Tual.

Mariana Yermina Beruatjaan, S.Pi., M.SI., selaku ketua tim PKM didampingi anggota tim lainnya, Dr Helena A Sahusilawane, S.Pi., M.SI., Jakomina Metengun, S.Pi., M.SI. dan Royke Betaubun, A.Md (Teknisi Lab. Nutrisi dan Pakan Ikan) turun langsung ke mitra sukseskan pengabdian ini.

Ketua PKM, Mariana Yermina Beruatjaan mengungkapkan, kelompok yang dijadikan mitra ini diketuai Markus Resimanuk dan telah berproses kurang lebih 15 tahun.

“Tetapi skalanya masih skala rumah tangga. Masih berbentuk konvensional. Pakan pun masih menggunakan pakan seadanya. Ambil dari alam atau sisa makanan,” ungkapnya.

Ini menurut Beruatjaan memprihatinkan, sehingga Polikant turut mendampingi selama tiga tahun terakhir.

“Untuk memberikan edukasi, pelatihan tentang pembuatan pakan untuk mengembangkan usaha dari bapak Markus,” terangnya.

Tak hanya penguatan dan pelatihan pembuatan pakan, tim pengabdian juga memberikan pakan yang sudah dibuat dan memberikan fasilitas dalam bentuk tambak semi beton, hingga perlahan ukur teripang.

“Yang sudah dibangun dan menunggu kita tebar teripang, memberikan pakan, dan kita akan melihat progres pertumbuhan dari pakan sekaligus mengedukasi mitra cara mengukur pakan, menimbang pakan. Sehingga mitra pun tau pertumbuhan pakan selama satu bulan meningkat berapa senti dari ukuran sebelumnya. Sehingga mitra pun tahu. Termasuk ukuran teripang yang harus dipasarkan,” jelas Beruatjaan.

Ini dapat meningkatkan kualitas usaha, sehingga meningkatkan perekonomian keluarga mereka.

“Kami akan terus mendampingi beliau dalam hal proses pemeliharaan sampai jika Tuhan isinkan sampai pemasaran. Sekarang pemasarannya masih lokal, tapi jika Tuhan isinkan bisa kita ekspor,” ucapnya.

Ketua Kelompok, Markus Resimanuk mengucapkan terimakasih kepada pihak TBP yang telah membantu mengembangkan usaha teripang.

“Yang awalnya beta usaha pertama dari awal itu hanya menggunakan pakan alami. Semenjak itu ketika hadirnya ibu dosen
perikanan dalam hal ini Prodi TBP yang memberikan ilmu khusunya pakan teripang kepada beta, sehingga beta tidak lagi menggunakan pakan alami,” ungkapnya.

Ia mengaku mendapat pengetahuan yang maksimal terkait cara mengukur ukuran dan berat teripang.

“Jadi sebelum beta belum tau cara mengukur teripang dengan baik dan berat teripang yang duperjualkan. Nah ketika hadirnya para dosen perikanan memberikan edukasi dan bantuan kepada beta, sangat bersyukur,” cerita Resimanuk.

Ia berharap, Prodi TBP Polikant terus mendampingi usahanya.

“Harapan beta ke depannya, khususnya ibu dosen TBP tetap mendampingi beta, tetap mengembangkan beta pu usaha ini lebih baik,” cetusnya.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

PT Cakra Mina Perkasa Siap Bangkitkan Sektor Perikanan di Aru, Bupati Ajak Masyarakat Dukung!

"Dengan adanya perusahaan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian...

Fossa Imbau 19 Marga di Sumuri Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Secara Adat

Ketua LMA Suku Sumuri, Tadius Fossa, menekankan bahwa SK...

Tanggap Cepat Pemkab Aru Perbaiki Jembatan Darurat Marbali, Kini Dilintasi Warga Tanpa Takut Roboh

“Bersyukur saja pemerintah ini cepat perbaiki, jadi katong sekarang...

Bupati Kaidel: Harus Berpikir Berbeda dan Tidak Biasa untuk Bangun Aru

Denpasar, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menerima...