“Prestasi itu penting, tetapi kejujuran adalah yang utama. Kerjakan soal-soal ini dengan percaya diri, teliti, dan penuh tanggung jawab,” Pesan Bupati Kaidel.
Dobo, suaradamai.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi dimulai Senin (20/4/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung di SD Negeri 6 Dobo, dengan Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru sebagai pelaksana.
TKA akan berlangsung hingga 30 April 2026 dan diikuti oleh 2.235 siswa dari 151 sekolah (dari total 174 SD/MI di kabupaten ini).
Sebanyak 94 sekolah melaksanakan tes secara mandiri, 58 sekolah menumpang, sementara 23 sekolah baru belum memiliki siswa kelas 6.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Aru, Yacob Ubyaan, secara resmi membuka pelaksanaan TKA dengan membunyikan sirine. Ia didampingi Anggota DPRD Ahmad Kabir Prakon, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Adolof Pokar, Sekretaris Dinas Yadi Wibowo, serta Kepala Bidang Pembinaan SD Thimotius Jamco.
Dalam laporannya, Yadi Wibowo menyampaikan bahwa TKA didasarkan pada regulasi nasional, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2020, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan, serta berbagai Permendikbud dan Keputusan Mendikdasmen terkait penilaian dan penyelenggaraan TKA.
“Tujuan utama TKA adalah mengukur capaian objektif siswa dalam literasi dan penalaran logis sesuai standar pendidikan nasional. Tes ini bukan sekadar menghasilkan angka, melainkan alat penting untuk memetakan kesiapan dan potensi belajar anak sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujar Yadi Wibowo.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan TKA dibagi dalam 4 gelombang utama plus satu gelombang khusus, didukung 151 proktor, 210 pengawas, dan 1 penyelia.
Biaya pelaksanaan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Peruntukan.
Yadi Wibowo juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah yang terus meningkatkan infrastruktur pendidikan di 10 kecamatan.
Berkat upaya tersebut, sekolah yang mampu melaksanakan TKA secara mandiri (online) meningkat drastis hingga hampir 80%.
Ia juga mengucapkan terima kasih khusus kepada para kepala sekolah, terutama di wilayah pesisir, yang bekerja keras meski dengan berbagai keterbatasan.
“Hasil TKA hendaknya menjadi bahan refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan untuk saling membandingkan antar siswa atau sekolah. Kami menyadari masih ada kekurangan dan berkomitmen memperbaikinya demi mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas dan sejahtera sesuai visi Pemda,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Yacob Ubyaan dalam sambutannya membacakan pesan Bupati Timotius Kaidel.
Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan TKA bukan ajang mencari siswa paling pintar, melainkan langkah strategis Pemerintah Daerah untuk memetakan kualitas pendidikan secara riil dan objektif.
“Tes ini menjadi instrumen penting untuk melihat capaian kurikulum di tingkat dasar, menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat sejak dini, serta bahan evaluasi bagi para pendidik untuk terus berinovasi,” kata Sekda Ubyaan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan berkualitas.
Hasil TKA nantinya akan menjadi data penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih baik dan merata.
Pesan khusus Bupati kepada para siswa:
“Jadikan tes ini sebagai ajang mengukur kemampuan diri dengan jujur. Prestasi itu penting, tetapi kejujuran adalah yang utama. Kerjakan soal-soal ini dengan percaya diri, teliti, dan penuh tanggung jawab.”
Setelah acara pembukaan, Sekda Yacob Ubyaan langsung meninjau pelaksanaan TKA di ruang ujian SD Negeri 6 Dobo.









