40 Titik di Jalan Titian Fidabot Wearhir Bakal Dipasang Penerangan, Renur Sebut Ini Murni CSR PLN Tual

Hal tersebut dikemukakan, sebagai tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, pada saat peresmian PSU DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (TPPKT 2025) beberapa waktu lalu.


Tual, suaradamai.com – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tual, Usman Renur, mengatakan bakal memasang sekitar 40 lampu penerangan di jalan titian ‘fidtaboy’ Wearhir.

Hal tersebut dikemukakan, sebagai tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, pada saat peresmian PSU DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (TPPKT 2025) beberapa waktu lalu.

“Kurang lebih ada 40 titik di Jalan Titian Fidabot Wearhir, bakal dipasang lampu penerangan, ini merupakan program CSR PLN UP3 Tual,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, Asisten Manager Niaga PLN UP 3 Tual telah berkoordinasi untuk titik pemasangan dan design agar disampaikan ke vendor untuk menyiapkan lampu jalan tersebut.

“PLN UP3 Tual juga menghendaki dibangun gerbang sebagai wujud dari promosi dan kontribusi mereka ke masyarakat, untuk pemberdayaan ekonomi serta wisata di Werhir,” jelasnya.

Renur menyebutkan, pemasangan lampu tersebut akan dilaksanakan di bulan Juli 2026, lampu penerangan di sepanjang jalan tersebut.

“Jadi direncakan, ada puluhan titik juga ditambah PJU, namun menggunakan design lampu khusus ya akan dipasang tiap 8 meter, kami berharap ini menjadi daya tarik wisata juga menambah estetika wajah Kota Tual,” pungkasnya.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

HUT ke-73 IKAHI, Hakim di Maluku Tegaskan Nol Toleransi Korupsi

Ambon, suaradamai.com — Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Wilayah Maluku...

Bupati Manibuy Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berikut daftar lima pejabat yang baru dilantik serta lima...

Ke Bali hingga Bekasi, Yayasan Phapeda Bintuni Belajar Pengelolaan Sampah

Sebagai bentuk kepedulian atas problem lingkungan ini, Yayasan Phapeda...