Peluncuran website desa menandai titik awal perubahan besar bagi tata kelola pemerintahan desa di Bumi Jar Garia. Rengrengulu menegaskan, digitalisasi desa akan mengikis keterbatasan geografis yang selama ini menjadi tantangan di Kepulauan Aru.
Dobo, suaradamai.com – Sebuah tonggak sejarah baru dalam transformasi digital resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Aru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru berkolaborasi dengan CV Aru Muda Maju secara resmi meluncurkan 57 Website Desa yang tersebar di 10 kecamatan.
Langkah berani ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah komitmen nyata untuk mewujudkan visi Aru yang maju, transparan, dan dikenal di kancah dunia (mendunia).
Membuka Gerbang Transparansi dan Pelayanan Tanpa Batas
Peluncuran ini menandai titik awal perubahan besar bagi tata kelola pemerintahan desa di Bumi Jar Garia. Komisaris CV Aru Muda Maju, Roy Rengrengulu menegaskan, era digital ini akan mengikis keterbatasan geografis yang selama ini menjadi tantangan di Kepulauan Aru.
”Kita sedang menyaksikan sebuah langkah besar: desa-desa di Kab. Kepulauan Aru mulai memasuki era digital. Sebuah era di mana pelayanan publik tidak lagi terbatas oleh jarak, di mana informasi dapat diakses secara terbuka, dan di mana transparansi menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” ungkapnya.
Melalui website desa ini, digitalisasi tidak lagi dipandang sebatas penyediaan teknologi, melainkan sebuah gerakan yang digerakkan oleh komitmen lintas sektor:
Kepala Desa: Berkomitmen mengelola informasi secara terbuka.
Camat: Berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan berkala.
Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah): Berkomitmen mendukung integrasi sistem.
Pemerintah Daerah: Berkomitmen mendorong keberlanjutan transformasi digital.
Ekosistem Digital: Menghubungkan 57 Desa
Rengrengulu mengatakan, pada tahap awal ini, sebanyak 57 desa dari 10 kecamatan telah siap melangkah ke ranah digital.
”Namun, ini barulah permulaan. Target besarnya adalah membangun ekosistem digital yang kuat dan saling terhubung di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Aru,” terangnya.
Sebagai mitra strategis Pemkab, CV Aru Muda Maju menegaskan kesiapannya untuk memberikan pendampingan dan pelatihan intensif bagi aparatur desa.
Hal ini kata Rengrengulu selaras dengan visi dan misi Aru Muda Maju, yaitu “Mewujudkan Generasi Aru Muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing serta menjadi motor penggerak dalam pembangunan Aru yang Maju dan dikenal Dunia.”
Jendela Desa untuk Dunia
Ia menjelaskan, aparatur desa, khususnya para Kepala Desa, kini memegang kendali penuh atas ruang digital mereka sendiri. Website ini diharapkan tidak hanya menjadi media administrasi, tetapi juga menjadi etalase potensi lokal yang bisa diakses oleh siapa saja, di mana saja.
”Desa tidak boleh lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran yang tertinggal. Dengan pemanfaatan teknologi yang maksimal, desa justru menjadi pusat masa depan pembangunan daerah,” ucap Rengrengulu.
Bergerak Bersama untuk Jar Garia
Lanjutnya, peluncuran 57 website desa ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
”Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan agar digitalisasi ini menjadi gerakan nyata, bukan sekadar wacana musiman,” imbuh Rengrengulu.
Ia menambahkan, dengan digitalisasi, percepatan pembangunan di Kepulauan Aru bisa terjadi.
”We cannot change the world, but we must change Jar Garia (Kita tidak bisa mengubah dunia, tapi kita harus mengubah Jar Garia),” ucap Rengrengulu
