Menteri Pertanian Beri Sinyal Hilirisasi Kelapa di Aru, Malra, KKT dan MBD, Pemda Diminta Bersiap!

Kementerian Pertanian kata Amran membuka ruang percepatan pelaksanaan program di lapangan. Sehingga ia meminta pemerintah daerah (Pemda) segera berkoordinasi.


‎Dobo, suaradamai.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memberi sinyal positif ‘hilirisasi kelapa’ di Maluku yang berpusat di Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) , Kabupaten Kepulauan Aru, dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

‎Hal ini disampaikan Menteri Amran dalam Rapat Koordinasi bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hingga sejumlah kepala daerah di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/6).

‎Pilihan empat kabupaten ini sebagai pusat hilirisasi kelapa merupakan penyempurna proyek hilirisasi ubi kayu yang dipusatkan di Kabupaten Buru Selatan.

‎Amran mengatakan, penetapan ini adalah realisasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai swasembada pangan dan menekan angka kemiskinan di wilayah 3T.

‎Kementerian Pertanian kata Amran membuka ruang percepatan pelaksanaan program di lapangan. Sehingga ia meminta pemerintah daerah (Pemda) segera berkoordinasi.

‎”Terutama terkait kebutuhan pembukaan lahan agar bantuan alat dan mesin pertanian, traktor, dan bantuan lainnya dapat segera tersalurkan,” terang Amran.

‎Lanjutnya, hasil kelapa dari daerah penghasil umumnya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

‎”Sehingga melalui hilirisasi, komoditas tersebut akan diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai  tinggi yang dapat meningkatkan pendapatan petani hingga membuka peluang usaha baru di daerah,” jelasnya.

‎Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam keterangannya mengatakan, proyek hilirisasi ini merupakan bukti keberpihakan pemerintah pusat kepada pembangunan ekonomi masyarakat Maluku.

‎Sehingga menurutnya harus disambut baik.

‎“Apalagi keputusan ini langsung diikuti dengan bantuan alat-alat pertanian yang sangat dibutuhkan daerah,” pungkasnya.

‎Diketahui, sejumlah ajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Pemprov Maluku langsung disetujui di tempat oleh Menteri Amran.

‎“Proposal kami direspons sangat positif. Beberapa usulan alsintan bahkan langsung diputuskan oleh Bapak Mentan untuk direalisasikan. Ini bukti nyata dukungan pusat untuk Maluku,” pungkasnya.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Tak Ingin Ada Warga Terkendala Akses Kesehatan, Gubernur Maluku Usulkan Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Maluku terus memperjuangkan pemerataan akses...

Tanpa Bebani APBD, Pemprov Maluku Gandeng Bank Mandiri dan Bea Cukai Promosikan Potensi Wisata ke Dunia

BALI – Pemerintah Provinsi Maluku terus memperkuat langkah strategis...

DARI KAMPUS UNTUK MALUKU, PEMPROV AJAK LULUSAN UNPATTI HADIRKAN INOVASI DAN PERUBAHAN

AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku mengajak para lulusan Universitas...

Vanath Paparkan Tantangan Ekonomi Maluku, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Ambon — Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, memaparkan sejumlah...