Sekretaris Desa Murai, Jefri Kwaleta mengatakan, program ini sangat baik untuk ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir, sehingga semestinya didukung oleh desa-desa.
Dobo, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru tengah menggencarkan program 10 juta pohon kelapa yang digagas Bupati Timotius Kaidel untuk ekonomi berkelanjutan anak cucu Jar Garis.
Menyambut program ini, desa-desa di Aru mulai menanam ribuan pohon kelapa. Salah satunya di Desa Murai, Kecamatan Aru Tengah.
Sekretaris Desa Murai, Jefri Kwaleta mengatakan, program ini sangat baik untuk ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir, sehingga semestinya didukung oleh desa-desa.
”Katong sangat mengapresiasi terhadap apa yang bapak bupati lakukan di setiap desa, terutama program kelapa ini,” ucap Kwaleta kepada Suaradamai.com baru-baru ini di Murai.
Desa Murai sendiri telah menanam 2040 pohon kelapa.
”Jadi di sini ada 2040 pohon kelapa dan 1020 untuk panitia sidang klasis yang katong tanam bersama di kebun jemaat, sedangkan 1020 yang sisanya di tiap-tiap masyarakat,” ungkapnya.
”Jadi setiap kepala keluarga (KK) masing-masing dapat 20 pohon yang tanamnya di lahan masing-masing,” tambahnya.
Kwaleta mengatakan, dengan manfaat serbaguna dari pohon kelapa aka menopang ekonomi berkelanjutan masyarakat hingga turun temurun.
”Itu sangat bagus demi pengembangan katong ke depan,” cetusnya.
Ia berharap, semua pemangku kepentingan dan masyarakat desa mendukung program ini demi kepentingan bersama masyarakat Murai ke depan.
